INFOSUMUT24 | DAIRI – Hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten dairi baru-baru ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi warga. Pasalnya, luapan air hujan sampai masuk dan merendam pemukiman warga akibat tersumbatnya saluran drainase di depan kompleks kantor tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Pemadam Kebakaran.
Diketahui, pangkal masalah berada pada gorong-gorong yang terletak tepat di depan pintu masuk kantor ketiga OPD tersebut. Gorong-gorong itu sebelumnya sempat amblas akibat sering dilalui oleh kendaraan operasional maupun logistik yang keluar masuk area kantor. Namun, alih-alih melakukan perbaikan permanen, pihak instansi terkait justru menumpuk sejumlah batu besar di atas gorong-gorong yang amblas.
Akibat penumpukan batu batu ini, volume saluran air menyempit drastis. Setiap kali hujan deras turun, debit air yang mengalir dari hulu tidak dapat tertampung dan langsung meluap ke jalan raya hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga di sekitarnya.
Hal ini memicu kekecewaan dan protes keras dari warga setempat yang menjadi korban banjir dadakan tersebut. Sambil menunjukkan dokumentasi berupa video yang merekam jelas kondisi lokasi kejadian serta derasnya luapan air yang merangsek keluar dari gorong gorong tersebut.
“Kami sangat kecewa dengan penanganan dari pihak kantor dinas. Bukannya diperbaiki dengan benar supaya air lancar, malah ditumpuk batu besar. Sekarang setiap hujan deras, rumah kami yang jadi korban kena imbas luapan air,” ujar salah seorang warga terdampak dengan nada kecewa.
Warga berharap pihak Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, maupun Pemadam Kebakaran segera berkoordinasi untuk membongkar tumpukan batu tersebut. Mereka mendesak adanya perbaikan drainase secara permanen agar pemukiman warga tidak terus-menerus kebanjiran setiap kali musim hujan tiba.
Penulis : Bambang Ermansyah









