INFOSUMUT24 – Kota Pematangsiantar kembali digemparkan atas penemuan mayat orok didalam kantong plastik kresek warna hitam yang sengaja dibuang ke aliran Sungai Bahbolon Jalan Pane, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar – Sumut namun tersangkut mengapung dibebatuan, Senin (10/2/2025).
Kapolsek Siantar Timur, IPTU. Edy Jhon Manalu menjelaskan “Saksi atas nama Rafael (16) hendak bermain layangan di tepi Sungai Bahbolon, namun tanpa sengaja melihat plastik kresek seperti berisi sesuatu yang aneh tersangkut di bebatuan sungai tidak jauh dari tempatnya berdiri”, Selasa (11/2/2025).
Tambah Edy, curiga dengan isi plastik, Rafael memberitahu kepada temanya bernama Arfan Damanik (29) yang keseharianya sebagai tukang pangkas dekat bantaran aliran Sungai Bahbolon dan juga memanggil warga lain untuk memeriksa kantong kresek plastik hitam yang mencurigakan.
Setelah Rafael dan Arfan dan warga lainya memeriksa isi kantong plastik kresek ternyata berisi mayat orok yang diduga kuat korban aborsi. Setelah mengetahui isi kantong plastik kresek hitam warga langsung melapor ke Polsek Siantar Timur.
Menerima laporan penemuan mayat orok dalam kantong plastik, Polsek Siantar Timur dipimpin Kanit Reskrim, IPDA. JP Panjaitan langsung bergerak menuju lokasi penemuan mayat orok.
Personil langsung ke lokasi dan turun ke aliran sungai mengevakuasi jasad orok ke instalasi jenazah RSUD dr Djasamen Saragih.
Dalam wawancara singkatnya, IPTU. Edy mengatakan “Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas mayat orok tersebut”.









