Sarat Korupsi…!!! Proyek “DAK 2023” Rekonstruksi Jalan di Pakpak Bharat Tak Kunjung Selesai

- Jurnalis

Rabu, 25 Desember 2024 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 – Proyek penanganan Long Segment (pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, peningkatan/ rekonstruksi) jalan Kabupaten Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2023 dengan pagu anggaran sebesar Rp 11.017.532. 398 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) diduga banyak penyimpangan dan asal jadi, Rabu (25/12/2024).

Proyek yang dikerjakan PT. Anugerah Bahari Sejahtra Mandiri ini kini menuai sorotan tajam, terutama terkait kualitas pengerjaan yang dinilai sangat jauh dari standar, sehingga diduga telah merugikan uang negara milyaran rupiah.

Ketua JPKP Kabupaten Pakpak Bharat, Amir Solin kepada 3Media Grup mengungkapkan hasil investigasi timnya di lapangan menunjukkan bahwa aspal yang digunakan pada proyek tersebut diduga kuat tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Ironisnya, kata Amir aspal bahkan dapat digali hanya menggunakan jari tangan. Fakta ini menimbulkan tanda tanya terkait kualitas jalan yang didanai dengan anggaran besar tersebut.

“Ini bukan jalan, ini penghinaan terhadap uang rakyat!, anggaran Rp. 11 Miliar lebih hanya untuk jalan yang kualitasnya seperti ini? ini harus di audit, dan rencana akan kita laporkan ke KPK” tegas Amir.

Baca Juga :  Pjs. Bupati Toba Ajak PPTSB Berperan Aktif Dalam Pembangunan dan Sukseskan Pilkada

Proyek ini kini dipandang sebagai potensi korupsi besar yang harus mendapat perhatian serius dari Aparat Penegak Hukum (APH). Indikasi kuat adanya pengabaian terhadap standar pengerjaan dan kualitas material membuka peluang bagi penyelidikan mendalam.

JPKP Kabupaten Pakpak Bharat meminta Kejaksaan dan Kepolisian segera turun tangan mengusut proyek yang diduga penuh kejanggalan ini.

“Uang rakyat dipakai, tapi manfaatnya tidak dirasakan!. Jika dibiarkan, ini bisa jadi preseden buruk bagi proyek proyek infrastruktur lainnya” pungkas Amir.

Masih menurut Ketua JPKP, pekerjaan proyek ini sudah pernah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Sidikalang, namun hingga saat ini belum ada ditanggapi.

Selaku Ketua JPKP, Amir Solin menduga adanya konsorium korupsi pada pelaksanaan proyek tersebut, terutama Kepala Dinas PUTR Pemkab Pakpak Bharat Maringan Bancin yang sepertinya kebal hukum sehingga kerap kong kalikong dengan para kontraktor untuk mendapat keuntungan dari pengelolaan uang negara tersebut.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi 5 Kombes Menjadi Dirpolairud

“Ada beberapa titik pekerjaan pengaspalan jalan di Kabupaten Pakpak Bharat yang kondisinya sangat memprihatinkan. Bukan saja pada Tahun Anggaran 2023 bahkan pada Tahun Anggaran 2024 pun pekerjaan yang di kelola Dinas PUTR Pakpak Bharat hancur hancuran” sebut Amir.

Anehnya lagi, Amir mengakui proyek ini sudah pernah adendum padahal dana DAK bukan karena bencana alam tetapi karena rekanan tidak mampu menyelesaikan kegiatan sampai batas Tahun Anggaran per akhir bulan Desember 2023.

“Sudah pernah adendum dan sampai saat ini proyek ini sudah dihentikan tetapi masih banyak yang tidak selesai dilaksanakan” tutup Amir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Pakpak Bharat, Maringan Bancin sampai berita ini terbit tidak bersedia memberikan jawaban konfirmasi.

Berita Terkait

Cari Keadilan, Korban Dugaan Pemaksaan Tindakan Aborsi Laporkan Oknum Kades ke Polda Sumut
Klarifikasi PC KB FKPPI Deli Serdang Terkait Tewasnya Wakil Komandan Koti Pemuda Pancasila: Kami Tidak Ada Sangkut Pautnya!
Babinsa Koramil 05/TP Hadir Berikan Rasa Aman pada Pelaksanaan Ibadah Minggu di GBKP Desa Kutabuluh
Perkuat Sinergitas Pers dan Hukum, Pengurus Forwaka Dairi Resmi Dilantik
Tingkatkan Keamanan dan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Giatkan Patroli Malam di Desa Kuta Buluh
Jelang HUT Ke-28, DPP HIMPAK Gelar Ziarah Tokoh Pendiri dan Siapkan Agenda Akbar di Sidikalang
Ketua PBB Dairi Tempuh Jalur Hukum, Persoalkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
LSM KCBI Angkat Bicara , Operator SPBU 13.221.114 Kacaribu Diduga Mafia BBM Subsidi 
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cari Keadilan, Korban Dugaan Pemaksaan Tindakan Aborsi Laporkan Oknum Kades ke Polda Sumut

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:56 WIB

Klarifikasi PC KB FKPPI Deli Serdang Terkait Tewasnya Wakil Komandan Koti Pemuda Pancasila: Kami Tidak Ada Sangkut Pautnya!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Babinsa Koramil 05/TP Hadir Berikan Rasa Aman pada Pelaksanaan Ibadah Minggu di GBKP Desa Kutabuluh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Perkuat Sinergitas Pers dan Hukum, Pengurus Forwaka Dairi Resmi Dilantik

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Jelang HUT Ke-28, DPP HIMPAK Gelar Ziarah Tokoh Pendiri dan Siapkan Agenda Akbar di Sidikalang

Berita Terbaru