JTP Hutabarat Jemput Bola ke BBWSS II Medan

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infosumut24 | Medan – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan infrastruktur daerah dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Bupati Tapanuli Utara, JTP Hutabarat melakukan langkah diplomasi pembangunan dengan menemui Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi di Kantor BBWS II Medan, Jumat (28/8/2026).

Langkah proaktif ini ditempuh Pemkab Tapanuli Utara untuk mempercepat penanganan berbagai kerusakan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) akibat bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan data Dinas PUTRHub, Baru sekitar 51,34 persen jaringan irigasi daerah yang berada dalam kondisi baik. Hal ini mendorong Bupati bergerak cepat menggalang dukungan alokasi anggaran dari tingkat balai hingga pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Taput menyerahkan usulan komprehensif penanganan infrastruktur SDA mencakup:
Optimalisasi Irigasi Pertanian: Pengusulan perbaikan jaringan irigasi melalui Program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) untuk menunjang ketahanan pangan.

Baca Juga :  WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81

Lanjutan Jaringan Bendung: Pembangunan jaringan irigasi lanjutan pada Bendung Batang Toru (mencakup 3.200 hektar lahan di Pahae Jae dan Purbatua) serta Bendung Aek Sigeaon sebelah kiri (1.420 hektar di Sipoholon).

Pengendalian Banjir dan Penguatan Tanggul: Normalisasi sungai serta pemasangan sheetpile dan groundsill pada Sungai Aek Sigeaon, Sungai Batangtoru, dan Sungai Aek Situmandi guna mencegah pengikisan serta luapan air.

Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa dalam sistem penganggaran saat ini, pemerintah daerah harus aktif “jemput bola” agar aspirasi pembangunan daerah dapat direalisasikan dengan cepat.

“Kondisi saat ini menuntut kita untuk tidak sekadar menunggu di daerah. Kami berkoordinasi langsung mulai dari tingkat Balai hingga ke kementerian di pusat demi memastikan infrastruktur Tapanuli Utara mendapat perhatian prioritas. Gerak cepat ini murni demi kepentingan masyarakat dan pemulihan ekonomi pertanian kita” ujar JTP.

Strategi responsif Bupati Taput mendapat apresiasi tinggi dari Kepala BBWS Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi. Ia memuji kepemimpinan Bupati yang mau membuka diri dan secara agresif memperjuangkan kebutuhan rakyatnya.

Baca Juga :  Polsek Medan Tembung Berhasil Tangkap 4 Orang Tersangka Curas

“Kami sangat mengapresiasi kegigihan Pak Bupati. Tidak semua kepala daerah mau proaktif dan membuka ruang diskusi teknis seperti ini. Tugas BBWS II adalah membantu daerah yang membutuhkan alokasi percepatan. Dengan adanya sinergi yang baik serta kepastian penanganan dampak sosial dari Pemkab, pelaksanaan pekerjaan teknis di lapangan dipastikan dapat berjalan jauh lebih cepat” ungkap Feriyanto.

Sebagai hasil konkrit dari audiensi tersebut, BBWS Sumatera II Medan memastikan penanganan perbaikan tanggul Sungai Aek Sigeaon pada tahun anggaran 2026 ini. Pekerjaan akan diprioritaskan di kawasan Jalan HKI Kecamatan Tarutung, disertai pembangunan struktur groundsill di 3 titik lokasi untuk menaikkan serta menstabilkan dasar sungai.

Terobosan diplomasif ini menjadi bukti nyata kesigapan Pemkab Tapanuli Utara dalam menghadirkan solusi konkret bagi keamanan permukiman warga dan keberlanjutan lahan pertanian.

Penulis : Freddy

Berita Terkait

Arya Sinulingga Pimpin PSSI Sumut 2026–2030, PSSI Dairi Sampaikan Selamat dan Titipkan Harapan Besar
Jelang HUT Ke-28, DPP HIMPAK Gelar Ziarah Tokoh Pendiri dan Siapkan Agenda Akbar di Sidikalang
Hiburan Berizin di Siborongborong Keluhkan Razia
Pengadaan Baju Seragam Siswa SD – SMP di Taput Diragukan…!!!
Dua Media Diduga Pasang Badan untuk Sawmell di Siborongborong, Publik Pertanyakan Independensi.
Dua Ruko di Metrolink Medan Johor Diduga Jadi Lokasi Tambang Bitcoin Ilegal dan Pencurian Listrik
Galian C Ilegal Marak di Sipoholon, Satpol PP Taput Bungkam Polres Janji Akan Tindak Tegas
Penyalahgunaan Sistem OSS Picu Maraknya Kayu Ilegal dan Deforestasi Terselubung di Tapanuli Utara
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Jelang HUT Ke-28, DPP HIMPAK Gelar Ziarah Tokoh Pendiri dan Siapkan Agenda Akbar di Sidikalang

Sabtu, 19 September 2026 - 17:37 WIB

Hiburan Berizin di Siborongborong Keluhkan Razia

Jumat, 18 September 2026 - 16:34 WIB

Pengadaan Baju Seragam Siswa SD – SMP di Taput Diragukan…!!!

Sabtu, 12 September 2026 - 14:34 WIB

Dua Media Diduga Pasang Badan untuk Sawmell di Siborongborong, Publik Pertanyakan Independensi.

Sabtu, 12 September 2026 - 14:11 WIB

Dua Ruko di Metrolink Medan Johor Diduga Jadi Lokasi Tambang Bitcoin Ilegal dan Pencurian Listrik

Berita Terbaru