Massa Geruduk Polres Dairi, Ini Tuntutanya…!!!

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infosumut24 | Dairi – Puluhan massa mengatasnamakan Forum Komunikasi Aliansi Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Mapolres Dairi, Jalan Sisingamangaraja – Sidikalang, Senin (14/9/2026). 

Dibawah guyuran hujan gerimis, sekitar 50 orang massa membentangkan spanduk tuntutan dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Kendati sempat diwarnai guyuran hujan, aksi penyampaian aspirasi ini berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

Pimpinan aksi, Jonatan Panggabean dalam orasinya menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan sejumlah kasus hukum di Kabupaten Dairi. Dengan pengeras suara, Jonatan membacakan tuntutan terkait peristiwa kekerasan, pengeroyokan, hingga pembakaran satu unit alat berat (excavator) yang terjadi di Desa Pangguruan Tombak Lama, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, pada hari Sabtu (29/8) silam.

“Jika aparat penegak hukum lamban dalam bertindak, maka Polres Dairi secara terbuka dapat dinyatakan gagal dalam melindungi rakyatnya sendiri” tegas Jonatan.

Dalam manifesto yang dibacakan di tengah aksi, Forum Komunikasi Aliansi Mahasiswa membawa 9 poin tuntutan utama yang ditujukan kepada aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Adapun tuntutan para aksi, Menuntut pihak kepolisian menangkap aktor intelektual dan seluruh eksekutor kekerasan dalam waktu 1 x 24 jam, serta menolak keras tebang pilih dan perlindungan terhadap bandit berseragam. Mendesak negara hadir untuk menjamin keamanan para korban dan saksi-saksi kunci, Meminta pejabat berwenang yang tidak mampu menyelesaikan kasus ini untuk segera mundur dari jabatannya dan menyerahkan penanganan kepada pihak yang lebih berkompeten, Mendesak Bupati Dairi segera membentuk Tim Penyelesaian Konflik Tanah Adat Almarhum Patjingir Sihotang (konflik tahun 1963, 1968, dan 2006) yang bersifat independen dan berpihak pada hak-hak adat, Meminta aparat membasmi mafia tanah di Kabupaten Dairi dan memproses hukum oknum pemerintah yang terlibat dalam perampasan tanah rakyat, Mendesak Pengadilan Negeri (PN) Sidikalang memberikan klarifikasi resmi terkait keabsahan putusan-putusan hukum tahun 1963, 1968, dan 2006, Meminta PN Sidikalang menegakkan keadilan seadil-adilnya dan menolak segala bentuk intervensi dari mafia tanah di dalam ruang sidang, Mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Dairi untuk membekukan dan membatalkan seluruh sertifikat yang terbit di atas lahan sengketa, serta melakukan audit administrasi secara terbuka, Meminta BPN Dairi menegakkan kepastian hukum agraria guna melindungi hak hak masyarakat adat.

Baca Juga :  Peringati Hakordia 2025, Kejari Dairi Aksi Simpatik dan Edukasi

Melihat kondisi cuaca yang gerimis, Kabag Ops Polres Dairi yang memimpin pengamanan langsung menyambut baik kehadiran massa. Demi kenyamanan bersama, Kabag Ops mengundang perwakilan dan rombongan unjuk rasa untuk berdialog di Aula Tingkat II Mapolres Dairi.

Baca Juga :  Aksi Demo Turunkan Bendera Setengah Tiang Didepan Kantor DPRD Dairi Dilaporkan

Dalam mediasi tersebut, turut hadir Kasat Reskrim, Kapolsek Sumbul, serta Kanit Pidum Polres Dairi untuk mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa. Mewakili Kapolres Dairi, Kabag Ops dengan tegas menyatakan komitmennya bahwa pihak kepolisian akan melakukan penanganan kasus ini secara langsung dan objektif demi menjaga kedamaian serta kondusifitas di tengah masyarakat.

“Perlu kami sampaikan bahwa proses hukum saat ini sudah masuk ke tahap penyidikan. Semua langkah yang kami ambil dipastikan berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku (SOP). Harapan kami, pihak mahasiswa dan masyarakat dapat bersabar menunggu perkembangan penanganan kasus ini selanjutnya” ujarnya.

Setelah mendengarkan penjelasan terperinci mengenai tahapan hukum yang sedang berjalan dari pihak Polres Dairi, massa aksi merasa puas dengan transparansi kepolisian. Sekitar pukul sore, massa membubarkan diri dari Mapolres Dairi dengan tertib dan kembali ke kediaman masing masing.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Jaga Kamtibmas Personil Koramil 01/Sumbul Melaksanakan Patroli Malam Hari
Babinsa Koramil 05/TP Hadir Berikan Rasa Aman pada Pelaksanaan Ibadah Minggu di GBKP Desa Kutabuluh
Perkuat Sinergitas Pers dan Hukum, Pengurus Forwaka Dairi Resmi Dilantik
Tingkatkan Keamanan dan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Giatkan Patroli Malam di Desa Kuta Buluh
Ketua PBB Dairi Tempuh Jalur Hukum, Persoalkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan dan Parit
Jaga Kondusivitas Wilayah Binaan, Babinsa Koramil 05/TP Komsos di Desa Pasir Tengah
Imbas Gorong-Gorong Kantor Dinas Ditumpuk Batu, Rumah Warga Terkena Luapan Air
Berita ini 328 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Jaga Kamtibmas Personil Koramil 01/Sumbul Melaksanakan Patroli Malam Hari

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Babinsa Koramil 05/TP Hadir Berikan Rasa Aman pada Pelaksanaan Ibadah Minggu di GBKP Desa Kutabuluh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Perkuat Sinergitas Pers dan Hukum, Pengurus Forwaka Dairi Resmi Dilantik

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Ketua PBB Dairi Tempuh Jalur Hukum, Persoalkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan dan Parit

Berita Terbaru