Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/ 1447H Resmi Ditutup di Bandara Raja Sisingamangaraja XII

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siborongborong – PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Sisingamangaraja resmi menutup operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/ 1447 H yang aktif sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Penutupan ditandai dengan Apel Penutupan Posko yang diikuti oleh manajemen internal Bandara Raja Sisingamangaraja XII bersama seluruh stakeholder bandara, Senin (30/3/2026).

General Manager Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Herdanu Sri Novanto mengatakan kegiatan apel tersebut menandakan berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan udara periode Lebaran 2026/ 1447 H.

“Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident” ujar Herdanu Sri Novanto.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Taput Hadiri Ibadah Napak Tilas Paskah Nasional Tahun 2025

Sepanjang periode posko, Bandara Raja Sisingamangaraja XII melayani sebanyak 32.940 penumpang, (meningkat 3% dibandingkan periode Angkutan Lebaran 2025 sebanyak 31.982 penumpang. Puncak arus penumpang terjadi pada 19 Maret 2026 dengan jumlah 2.827 penumpang), sekaligus menjadi rekor pergerakan penumpang harian tertinggi sepanjang kuartal I tahun 2026.

Dari sisi operasional penerbangan, bandara melayani 202 pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026, meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun 2025, dimana bandara melayani sebanyak 190 pergerakan pesawat. Peningkatan ini juga didukung oleh realisasi 1 penerbangan tambahan (extra flight) dari maskapai AirAsia pada rute CGK – DTB – CGK.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD

Menurut Herdanu Sri Novanto, peningkatan trafik periode Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan 2025 yang berhasil dilayani secara optimal dan mencatatkan zero accident ini semakin mempertegas peran strategis Bandara Raja Sisingamangaraja XII sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Tapanuli.

“Pertumbuhan trafik periode Angkutan Lebaran di awal tahun 2026 ini menjadi motivasi bagi Bandara Raja Sisingamangaraja XII untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa serta utamanya mendukung pengembangan pariwisata serta perekonomian daerah di Tapanuli” tutupnya.

Penulis : Freddy Hutasoit

Berita Terkait

Hiburan Berizin di Siborongborong Keluhkan Razia
Pengadaan Baju Seragam Siswa SD – SMP di Taput Diragukan…!!!
Dua Media Diduga Pasang Badan untuk Sawmell di Siborongborong, Publik Pertanyakan Independensi.
Galian C Ilegal Marak di Sipoholon, Satpol PP Taput Bungkam Polres Janji Akan Tindak Tegas
Penyalahgunaan Sistem OSS Picu Maraknya Kayu Ilegal dan Deforestasi Terselubung di Tapanuli Utara
Inilah Sinergi Pemkab Taput Bersama DPR RI
Bupati Taput Buka Gerakan Pangan Murah
Cacat Prosedur, Proyek Fisik di Taput Berjalan Sebelum SPMK Terbit
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:37 WIB

Hiburan Berizin di Siborongborong Keluhkan Razia

Jumat, 18 September 2026 - 16:34 WIB

Pengadaan Baju Seragam Siswa SD – SMP di Taput Diragukan…!!!

Sabtu, 12 September 2026 - 14:34 WIB

Dua Media Diduga Pasang Badan untuk Sawmell di Siborongborong, Publik Pertanyakan Independensi.

Jumat, 11 September 2026 - 14:13 WIB

Galian C Ilegal Marak di Sipoholon, Satpol PP Taput Bungkam Polres Janji Akan Tindak Tegas

Kamis, 10 September 2026 - 14:08 WIB

Penyalahgunaan Sistem OSS Picu Maraknya Kayu Ilegal dan Deforestasi Terselubung di Tapanuli Utara

Berita Terbaru