PT. TPL Disebut Pemecah Belah Kekerabatan dan Kekeluargaan di Kabupaten Toba

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infosumut24 – Roder Nababan kuasa hukum dari Tamba Nababan mengatakan masyarakat Desa Hitetano yang sudah lebih kurang 13 generasi, kini di cerai beraikan oleh PT. TPL Sektor Simare disinyalir Direktur  dan Staf perusahaan dengan sengaja menghiraukan aturan hukum tentang hak hak dari masyarakat yang harus berhak namun justru yang berhak diabaikan dan diduga meng agitasi Kepala Desa Hitetano yang notabene AQ di bawah rata rata, Senin (30/9/2024).

“Selanjutnya PT.  TPL Sektor Simare pun seakan kebal hukum yang mungkin disebabkan mereka adalah oligarki di Republik Indonesai yang pada saat ini sedang ngetren dibicarakan di media sosial ataupun di media elektronik yang mana negara ini mendekati Pemerintahan barbar sebab baru kita menonton di bubarkannya dialog kebangsaan Refli Harun oleh sekelompok preman yang diduga dibayar oleh sekelompok orang yang terganggu usahanya akibat dialog kebangsaan tersebut” tegas Roder Nababan melalui telepon selulernya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 05/TP Laksanakan Komsos Bersama Warga Desa Pamah

Kekecewaan terhadap  PT. TPL yang berada di Gedung Uniplaza, East Tower Lantai 7 jalan Letjen Haryono MT No. A-1, Gg Buntu,  Medan serta PT. TPL  Sektor Simare. Tamba Nababan pun mengungkapkan Kekecewaannya dimana telah menyurati kedua kantor tersebut sebanyak 7 kali dalam waktu yang berbeda namun keyakinan dari Tamba Nababan suratnya di buang di Tong Sampah karena diduga PT. TPL merupakan salah satu oligarki di Indonesia menyebabkan para pimpinan PT. TPL penuh percaya diri menabrak aturan administrasi.

Roder Nababan menambahkan susahnya mencari informasi dan berkomunikasi kepada pimpinan PT. TPL yang mangakibatkan persoalan yang dihadapi oleh kliennya tersebut membawa ke Pengadilan sebab hanya hakimlah yang masih di percaya untuk menyatakan siapa yang berhak pada tanah yang dulunya PKR Umum yang sekarang diberikan secara sepihak kepada 8 orang yang tidak berhak dengan memperalat Kepala Desa Hitetano yang menurutnya AQ di bawah rata rata yang mengakibatkan perpecahan di masyarakat Desa Hitetano yang diduga/ disponsori oleh PT. TPL untuk kepentingan pribadi dari pimpinan PT. TPL.

Baca Juga :  Berastagi Geger...!!! Mayat Tergantung Dipintu kamar

Direktur PT. TPL, Jandres Silalahi dikonfirmasi sampai saat ini belum memberikan jawaban terkait siapa yang berhak pada tanah yang dulunya PKR Umum yang sekarang diberikan secara sepihak kepada 8 orang yang tidak berhak dengan memperalat Kepala Desa Hitetano yang diduga AQ di bawah rata rata yang mengakibatkan perpecahan di masyarakat Desa Hitetano yang diduga/ disponsori oleh PT. TPL.

Berita Terkait

Klarifikasi PC KB FKPPI Deli Serdang Terkait Tewasnya Wakil Komandan Koti Pemuda Pancasila: Kami Tidak Ada Sangkut Pautnya!
Babinsa Koramil 05/TP Hadir Berikan Rasa Aman pada Pelaksanaan Ibadah Minggu di GBKP Desa Kutabuluh
Tingkatkan Keamanan dan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Giatkan Patroli Malam di Desa Kuta Buluh
Jelang HUT Ke-28, DPP HIMPAK Gelar Ziarah Tokoh Pendiri dan Siapkan Agenda Akbar di Sidikalang
Ketua PBB Dairi Tempuh Jalur Hukum, Persoalkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
LSM KCBI Angkat Bicara , Operator SPBU 13.221.114 Kacaribu Diduga Mafia BBM Subsidi 
Jaga Kondusivitas Wilayah Binaan, Babinsa Koramil 05/TP Komsos di Desa Pasir Tengah
Mencuat..! Di Duga Oknum PNS Rekam Aksi Tak Senonoh di Salon Kecantikan
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:56 WIB

Klarifikasi PC KB FKPPI Deli Serdang Terkait Tewasnya Wakil Komandan Koti Pemuda Pancasila: Kami Tidak Ada Sangkut Pautnya!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Babinsa Koramil 05/TP Hadir Berikan Rasa Aman pada Pelaksanaan Ibadah Minggu di GBKP Desa Kutabuluh

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Jelang HUT Ke-28, DPP HIMPAK Gelar Ziarah Tokoh Pendiri dan Siapkan Agenda Akbar di Sidikalang

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Ketua PBB Dairi Tempuh Jalur Hukum, Persoalkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:06 WIB

LSM KCBI Angkat Bicara , Operator SPBU 13.221.114 Kacaribu Diduga Mafia BBM Subsidi 

Berita Terbaru