Pemkab Tapanuli Utara Bersama Utusan Khusus Presiden Tanam Pohon dan Bahas Mitigasi Bencana

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 | Taput – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dan penguatan kesiapsiagaan bencana melalui kegiatan Merawat Bumi, Menguatkan Solidaritas yang digelar pada hari Minggu (11/1/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Kehutanan Rokhmat Marzuki dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Bupati Tapanuli Utara. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Gubernur Sumatera Utara menyambut kedatangan rombongan di Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Kecamatan Siborongborong.

Usai penyambutan, rombongan melaksanakan penanaman pohon di Kompleks Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan diawali doa dan dilanjutkan penanaman pohon secara bergiliran oleh para pejabat pusat dan daerah.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Hashim Djojohadikusumo juga menyerahkan secara simbolis bibit pohon aren kepada perwakilan lima kepala desa yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Utara.

Pada sesi utama di Gedung Raja Pontas Lumban Tobing, Pearaja, Tarutung, Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa bencana alam merupakan keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan perencanaan matang.

Baca Juga :  Maringan Napitupulu: Ada Oknum Mafia Tanah Atas Belum Dikembalikan Lahan Leluhur Sesuai Putusan PN Tarutung

“Bencana alam pasti akan terus terjadi di masa depan akibat perubahan iklim. Yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan diri agar dampaknya bisa diminimalkan. Apa yang dialami Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat menjadi pembelajaran bagi seluruh Indonesia” ujar Hashim.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya antara lingkungan hidup, kehutanan, dan pertanian, serta kesiapan logistik pangan untuk menghadapi situasi darurat.

“Kita harus mengantisipasi bencana berikutnya, termasuk menyiapkan stok pangan nasional dan memperkuat sistem penanggulangan bencana. Ini adalah bagian dari menjaga ketahanan bangsa” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti tingginya kerawanan bencana di wilayah Sumatera Utara yang melanda sedikitnya 18 kabupaten dan kota.

“Bencana bukan hanya disebabkan curah hujan tinggi, tetapi juga perilaku kita terhadap alam. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dari masyarakat hingga pemerintah” tegas Bobby.

Baca Juga :  Pengembangan Kasus Kominfo TA 2020 - 2021 Kejari Taput Tetapkan Tersangka Penyedia ISP

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Kabupaten/ Kota dalam menjalankan kebijakan pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

“Arahan dari pemerintah pusat menjadi pedoman bagi kami di daerah. Seluruh kepala daerah dan Forkopimda siap menjalankan program strategis Presiden demi kelestarian alam dan keselamatan masyarakat” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ephorus, HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menyerahkan Ulos Harungguan kepada Hashim Djojohadikusumo sebagai simbol doa dan persaudaraan. HKBP juga menyatakan kesiapan mendukung program reboisasi dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari panggilan iman.

Rangkaian acara turut diisi paparan kebijakan oleh para Wakil Menteri, dialog bersama kepala daerah terdampak bencana, serta penyerahan bantuan kemanusiaan dari NTV kepada korban bencana alam.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam serta membangun ketangguhan daerah terhadap bencana demi masa depan yang berkelanjutan.

Penulis : Freddy Hutasoit

Berita Terkait

Hiburan Berizin di Siborongborong Keluhkan Razia
Pengadaan Baju Seragam Siswa SD – SMP di Taput Diragukan…!!!
Dua Media Diduga Pasang Badan untuk Sawmell di Siborongborong, Publik Pertanyakan Independensi.
Galian C Ilegal Marak di Sipoholon, Satpol PP Taput Bungkam Polres Janji Akan Tindak Tegas
Penyalahgunaan Sistem OSS Picu Maraknya Kayu Ilegal dan Deforestasi Terselubung di Tapanuli Utara
Inilah Sinergi Pemkab Taput Bersama DPR RI
Bupati Taput Buka Gerakan Pangan Murah
Cacat Prosedur, Proyek Fisik di Taput Berjalan Sebelum SPMK Terbit
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:37 WIB

Hiburan Berizin di Siborongborong Keluhkan Razia

Jumat, 18 September 2026 - 16:34 WIB

Pengadaan Baju Seragam Siswa SD – SMP di Taput Diragukan…!!!

Sabtu, 12 September 2026 - 14:34 WIB

Dua Media Diduga Pasang Badan untuk Sawmell di Siborongborong, Publik Pertanyakan Independensi.

Jumat, 11 September 2026 - 14:13 WIB

Galian C Ilegal Marak di Sipoholon, Satpol PP Taput Bungkam Polres Janji Akan Tindak Tegas

Kamis, 10 September 2026 - 14:08 WIB

Penyalahgunaan Sistem OSS Picu Maraknya Kayu Ilegal dan Deforestasi Terselubung di Tapanuli Utara

Berita Terbaru