INFOSUMUT24 | Dairi – Suasana sunyi senyap di Dusun Arungarung, Desa Laehole 1, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi mendadak berubah menjadi kepanikan saat api berkobar hebat di tengah malam buta. Musibah kebakaran melanda satu unit rumah tinggal milik keluarga H. Nababan (44) dan istrinya, M. br Siringoringo, Selasa dini hari (3/3/2026) pukul 00.30 Wib.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga marga Sianturi, yang segera menghubungi pusat panggilan darurat UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi di nomor 081262005888.
Menerima laporan krusial tersebut, personil Regu 3 Pos Sidikalang bergerak cepat dengan waktu respon (response time) yang sigap. Hanya dalam hitungan detik setelah berita diterima pada pukul 00.30 Wib, armada pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi.
Medan jalan menuju Dusun Arung-arung ditempuh dalam waktu 27 menit, di mana petugas tiba di titik kejadian perkara (TKK) pada pukul 00.57 Wib. Setibanya di lokasi, api tampak sudah menguasai sebagian besar bangunan rumah permanen milik petani tersebut. Langit malam Desa Laehole 1 memerah akibat kobaran api yang tertiup angin.
Dua unit armada pemadam kebakaran dari Pos Sidikalang, yakni Unit 06 dan Unit 05 dengan total kapasitas air 4.000 liter, dikerahkan sepenuhnya untuk menjinakkan si jago merah. Petugas Regu 3 berjibaku melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya. Suara deru mesin pompa dan instruksi koordinasi petugas memecah keheningan malam saat proses pemadaman berlangsung intensif.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting listrik (arus pendek) pada salah satu instalasi rumah.
Beruntung, meski api menghanguskan bangunan dan harta benda, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Pemilik rumah, H. Nababan beserta keluarga, berhasil menyelamatkan diri sebelum api mengepung seluruh ruangan.
Hingga laporan ini disusun, total kerugian material masih dalam proses penaksiran oleh pihak terkait, dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh pihak berwajib untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi, Amudi Parulian Situmeang mengapresiasi kecepatan warga dalam melapor dan kesigapan personil di lapangan yang berhasil mencegah dampak kebakaran yang lebih luas di pemukiman padat tersebut.
Penulis : Bambang Ermansyah









