INFOSUMUT24 | Serdang – Menjelang waktu berbuka puasa, arus kendaraan di kawasan Marendal Satu Pasar 3, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang mendadak melambat. Bukan karena kemacetan, melainkan karena puluhan orang berdiri di tepi jalan sambil membagikan paket takjil kepada pengendara dan warga yang melintas. Sekitar 1.000 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas, Rabu (18/3/2026).
Ketua PUK F.SPTSI – K.SPTSI, Ricardo Sianipar alias Komeng didampingi Sekjend PUK F.SPTSI – K.SPTSI, Marihot Hutapea mengatakan kegiatan berbagi takjil sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap bulan suci ramadhan Keluarga Besar PUK F.SPTSI – K.SPTSI Desa Marendal Satu.
“Ini merupakan kegiatan yang sudah kami lakukan selama bulan ramadhan” ujar Komeng.
“Berbagi takjil dilakukan untuk memperluas dampak kegiatan sosial tersebut. Paket takjil yang dibagikan menyasar pengguna jalan dan masyarakat yang berada di sekitar Marendal Satu Pasar 3 menjelang waktu berbuka” tambahnya.
Respons warga, kata dia, cukup antusias. Tidak butuh waktu lama hingga seluruh paket takjil yang disiapkan habis dibagikan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak terlalu lama seluruh takjil yang kami bagikan langsung habis. Mudah mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan menjadi berkah bagi semuanya” katanya.
Komeng menambahkan, jumlah takjil yang dibagikan dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 1.000 paket. Seluruhnya merupakan hasil kolaborasi Keluarga Besar PUK F.SPTSI – K.SPSI Desa Marendal Satu.
Ketua PUK F.SPTSI – K.SPSI Desa Marendal Satu menyebut kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian bersama kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Ia mengatakan bulan Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini berbagi takjil kepada masyarakat. Kurang lebih ada sekitar Seribu lima ratus takjil yang dibagikan kepada masyarakat di wilayah Marendal satu Pasar 3” ujar Komeng.
Ia berharap kerja sama antara organisasi kepemudaan tersebut tidak berhenti pada kegiatan berbagi takjil. Ke depan, kata dia, kolaborasi bisa dikembangkan melalui berbagai program sosial maupun kegiatan edukatif bagi masyarakat.
“Kami berharap ke depan kalaborasi ini bisa terus berjalan, misalnya melalui kegiatan sosial, maupun aktivitas lain yang bermanfaat bagi masyarakat” tutupnya.
Penulis : Frans Siregar









