Ditemukan Meninggal di Kamar, Polres Pakpak Bharat Evakuasi Jenazah Pensiunan ASN di Desa Sukaramai

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 || PAKPAK BHARATSatuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pakpak Bharat bersama unit Pamapta dan Polsek Sukaramai mengevakuasi mayat seorang wanita yang ditemukan warga di dalam rumahnya sendiri di Desa Sukaramai, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Selasa siang (31/03/2026).

 

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H., mengonfirmasi bahwa identitas korban adalah Rosmala br Nababan (58), seorang pensiunan ASN. Korban ditemukan pertama kali oleh warga dalam posisi terbaring di atas tempat tidur.”Informasi awal berasal dari perangkat Desa Kuta Saga yang melaporkan temuan tersebut ke Polsek Sukaramai.

Baca Juga :  Bupati Taput Sambut Kedatangan Ketua Dewan Ekonomi Nasional di Bandara Silangit

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Sukaramai segera berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Amron.

Kronologi penemuan bermula saat seorang saksi, dr. Senata Habehaen, merasa curiga melihat jendela rumah korban terbuka namun korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Saat dilakukan pengecekan, tercium aroma menyengat dari dalam rumah.

Ketika diperiksa ke dalam, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.Berdasarkan keterangan anak kandung korban, Choy Simamora, ibunya selama ini memang tinggal sendirian di rumah tersebut dan memiliki riwayat penyakit gula (diabetes) serta hipertensi.

Baca Juga :  Wakil Bupati Toba Serahkan Proposal Permohonan PKH untuk Jalan kepada Menhut.

Tim Identifikasi dan Pamapta kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Salak untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan oleh dr. Erwin Sembiring menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

“Kesimpulan sementara, penyebab meninggalnya korban diduga kuat akibat komplikasi penyakit gula dan hipertensi yang dideritanya,” tambah AKP Amron.Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi melalui surat pernyataan resmi.

Setelah proses pemeriksaan selesai, Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk proses pemakaman.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Terima Remisi HUT ke- 81 RI, 14 Napi bebas
Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Semarak HUT RI ke- 81, Rutan Kelas IIB Sidikalang Gelar Fun Walk
KNPI Sumut Apresiasi Kapolda, Tuntut Perubahan Nyata di Satreskrim Polres Dairi
Dinilai Tak Punya Hati Nurani, Ibu Korban Desak Kapolri Copot Kapolres Dairi
Berita ini 295 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Semarak HUT RI ke- 81, Rutan Kelas IIB Sidikalang Gelar Fun Walk

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB