INFOSUMUT24|| Dairi – Sebuah kasus yang mengejutkan terjadi di SMA N 1 Gunung Sitember, Dairi, Sumatera Utara. Guru GTT (Guru Tidak Tetap) di sekolah tersebut mengeluhkan bahwa gaji mereka tidak dibayar penuh oleh Kepala Sekolah, Samson Ginting, sejak Juli 2025 hingga Maret 2026. Namun, ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa gaji guru telah dibayar penuh tanpa potongan.
Laporan ini diterima dari salah seorang guru GTT yang tidak mau disebutkan namanya. Guru tersebut menyatakan bahwa mereka telah bekerja keras, tetapi gaji mereka tidak dibayar penuh tanpa alasan yang jelas.
“Selamat sore pak, saya tiur (nama samaran) guru GTT di SMAN 1 Gunung Sitimber, mohon bantuanya pak, gaji kami sejak Juni 2025 sampai Maret ini belum di bayar penuh oleh Kepala Sekolah kami,” kata guru yang namanya di minta untuk dirahasiakan tersebut.
Namun, ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah Samson Ginting membantah tudingan tersebut. “Njuah njuah Bapak. oda lot ( nggk ada itu ) potongan gaji GTT ta ya bapak.. mella oda ( kalau ngak) bapak percaya…bapak boi (bisa) langsung konfirmasi mi guru guru nta (kita) Pak… jumlah guru GTT nta bagendari (sekarang) 17 org Pak.. Lias ate mbue (terima kasih banyak),” kata Samson menggunakan Bahasa Daerah.
Terkait hal ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wiayah IV, Zulkarnaen Barus, menjelaskan bahwa gaji guru GTT memang tidak dibayar penuh, tetapi karena ada penambahan jam sementara anggaran tetap seperti tahun lalu.
“Hal itu bukan tidak di bayar oleh kepala sekolah yang bersangkutan tetapi memang ada penambahan jam sementara anggaran tetap seperti tahun lalu, padahal jamnya bertambah jadi bukan tidak di bayarkan bang,” kata Zulkarnaen.
Kasus ini masih dalam proses klarifikasi dan diharapkan dapat diselesaikan dengan adil dan transparan. Namun kita akan terus memantau perkembangan kasus ini dan nantinya memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Penulis : Tim
Editor : Redaktur









