INFOSUMUT24 – Hasil salah satu survei minggu silam bahwa menunjukkan pasangan Wesly – Ade berada pada urutan teratas dengan perolehan 27% dari DPT. Namun beberapa hari ini dengan adanya riak riak bahwa adanya ketidak harmonisan di internal membuat beberapa dukungan semakin menurun untuk pasangan yang sempat beberapa hari melonjak.
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa sesuai observasi dan survei langsung kemasyarakat di 53 Kelurahan dari 8 Kecamatan diwilayah administrasi Kota Pematangsiantar yang dilakukan Syamp Siadari bersama tim Forum13 Indonesia masyarakat malah lebih berharap dan berdoa pasangan Mangatas Silalahi – Ade Purba yang menang pilkada dan pimpin Kota Petangsiantar 5 tahun kedepan, Kamis (17/10/2024).
Syamp menjelaskan, sesuai dengan fakta bahwa warga Pematangsiantar mengidolakan Mangatas Silalahi, sesuai pengakuan warga di 53 Kelurahan yang kita mintai pendapat dan penilaian mereka tidak ingin memilih paslon petahan Susanti karena masyarakat banyak sudah pintar dengan mengetahui issue bahwa selama menjabat Walikota, tetapi Rizal lah yang selalu ambil peran bahkan dengan bermodal suami Walikota katanya ikut memerintah atau mengatur para ASN.
“Begitu juga saat saya pertanyakan tentang calon Wesly, malah warga menanyakan apa mungkin seperti issue dan info bahwa diduga akan memberikan serangan fajar sebesar Rp. 500.000 per orang, bila memang ada janji janji kampanye seperti ini sangat mencederai demokrasi, karena bila dengan serangan fajar sebesar itu, apakah nantinya setelah menjabat lebih mengutamakan mengembalikan modal politik, dan beliau kan bukan warga yang berdomisili di Kota Pematangsiantar, seperti kata khiasan mengatakan NGAPAIN KITA MEMILIH ORANG YANG HANYA 1 KALI 5 TAHUN tinggal dan berdomisi di Kota tercinta kita ini” tukas Syamp.
Saat ini, sesuai pengakuan Syamp Siadari yang setiap hari selalu bertatap muka dengan paling tidaknya 10 orang warga di Kelurahan yang berbeda bahwa masyarakat Kota Pematangsiantar seakan akan terstruktur secara alami sebagai Mangatas Lovers, sehingga sangat mengharapkan paslon Mangatas – Ade yang meraup suara terbanyak dari jumlah DPT berkisar 276 ribu.
“Saya tidak mengetahui metode yang silakukan lembaga survei yang hasilnya paslon nomor 1 lebih unggul, tetapi sesuai fakta lapangan yang saya lakukan bahwa sekitar 31.7% suara warga untuk Mangatas – Ade, dan di ikuti dengan Paslon Yan Santoso Purba – Irwan sebesar 28.6%” tutup Syamp.









