INFOSUMUT24 | Dairi – Suasana hening diruas jalan Desa Hutaimbaru mendadak pecah pada hari Jumat malam (21/2/2026) sekitar pukul 21.30 Wib. Terjadi kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit sepeda motor yang menghantam bagian belakang mobil yang sedang terparkir dipinggir jalan.
Pemilik mobil tersebut diketahui merupakan seorang anggota Polri, AIPDA. Erwin Sinuhaji, berdasarkan keterangan yang dihimpun dilokasi kejadian, peristiwa bermula saat mobil milik AIPDA. Erwin tengah berhenti dalam posisi terparkir yang aman. Tiba tiba, sebuah sepeda motor yang melaju dari arah belakang meluncur dengan kecepatan yang tidak terkendali dan langsung menghantam bagian buritan mobil dengan benturan yang sangat keras.
AIPDA. Erwin yang berada dilokasi saat kejadian, segera bergegas keluar untuk memeriksa kondisi pengendara motor tersebut. Menurut kesaksiannya, saat dihampiri, tercium aroma alkohol yang sangat menyengat dari tubuh korban. Ia menduga kuat bahwa pria pengendara sepeda motor tersebut sedang berada dalam pengaruh minuman keras (mabuk) sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya dan tidak menyadari adanya objek diam di depannya.
Melihat kondisi korban yang mengalami luka serius akibat benturan keras, Erwin tidak tinggal diam dengan mengedepankan rasa kemanusiaan dan tugas sebagai pelindung masyarakat, ia segera menaikkan korban ke dalam kendaraannya untuk dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang guna mendapatkan pertolongan medis darurat.
“Saya langsung berupaya membawa korban secepat mungkin ke RSUD Sidikalang agar segera ditangani dokter” ujar Erwin saat.
Namun takdir berkata lain. Meski upaya penyelamatan telah dilakukan secara maksimal, nyawa pria tersebut tidak dapat tertolong.
Korban dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya saat masih dalam perjalanan menuju rumah sakit. Setibanya di ruang IGD, pihak medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan bahaya berkendara dalam pengaruh alkohol, terutama pada malam hari dengan jarak pandang yang terbatas.
Penulis : JDamanik
Editor : Bambang Ermansyah









