Kekayaan Kades Onan Runggu 4 Patut Dipertanyakan Diduga Sebagian Dari DD

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 || TaputMelihat banyaknya bertambah kekayaan Kepala Desa (Kades.red) Onan Runggu 4, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara menjadi bahan perbincangan ditengah tengan masyarakat.

 

“Kalau kita taksir bangunan rumah Kades kami ini menghabiskan anggaran sekitar Rp. 400.000.000 ditambah lagi memiliki mobil sebanyak 2 unit. Sementara penghasilan lain tidak ada, pasalnya Kades kami tidak memiliki usaha lain, baik bidang Pertanian maupun usaha lain” ucap warga bermarga Simanjuntak, Sabtu silam (6/9/2025).

Namun kita dapat informasi, bahwa Kades kami ini ada menyewa lahan dijalan Tarutung – Sipahutar tepat di Desa Onan Runggu 1, dan disebut Kades ini buka usaha pertanian disana, dan itupun baru baru ini di usahai. Kita sebagai warga Desa Onan Runggu 4 mengharapkan agar dilalukan audit kembali atau mengusut penghasilan Kades sehingga bisa berpenghasilan demikian” harap Simanjuntak.

Baca Juga :  27 Adegan Diperagakan Pembunuhan Sozisokhi Lase di Karo

 

Kepala Desa Onan Runggu 4, Sampe Simanjuntak saat dikonfirmasi mengakui bahwa baru membangun rumah dan memiliki 2 unit mobil, Selasa (9/9/2025).

Benar kita baru membangun rumah dan memiliki 2 unit mobil” ucapnya.

Saat ditanya kembali, selain penghasilan dari honor dari Kepala Desa, penghasilan dari usaha apa lagi pendapatannya, Kades menjawab “Saya bertani dijalan Tarutung – Sipahutar dilahan milik keluarga, bukan dilahan milik saya”. Sebutnya

Baca Juga :  Sijago Merah Hanguskan 2 Rumah Warga Dairi

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif IP2 Baja Nusantara, Djonggi Napitupulu mengatakan “Pihak Aparat Penegak Hukum (APH) tentu harus serius menanggapi asal usul anggaran pembangunan rumah Kades dan asal usul pembelian 2 unit mobil, dimana sumber anggaran fasilitas milik Kades tersebut ada dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada penggunaan anggaran Dana Desa (DD) selama jabatan 2 periode”.

“Kita berharap agar APH segera melakukan pengusutan asal usul fasilitas yang didapat Kades, Dana Desa merupakan uang rakyat, bukan uang Kades maupun sekelompok” tegas Djonggi.

Penulis : Freddy Hutasoit

Editor : REDAKSI INFOSUMUT24

Berita Terkait

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama
WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81
Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD
Pemkab Taput Apresiasi Peran Bidan
Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB