Kisruh Gaji Guru GTT di SMA N 1 Gunung Sitember: Guru Mengeluh, Kepsek Membantah

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

INFOSUMUT24|| Dairi – Sebuah kasus yang mengejutkan terjadi di SMA N 1 Gunung Sitember, Dairi, Sumatera Utara. Guru GTT (Guru Tidak Tetap) di sekolah tersebut mengeluhkan bahwa gaji mereka tidak dibayar penuh oleh Kepala Sekolah, Samson Ginting, sejak Juli 2025 hingga Maret 2026. Namun, ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa gaji guru telah dibayar penuh tanpa potongan.

Laporan ini diterima dari  salah seorang guru GTT yang tidak mau disebutkan namanya. Guru tersebut menyatakan bahwa mereka telah bekerja keras, tetapi gaji mereka tidak dibayar penuh tanpa alasan yang jelas.

Selamat sore pak, saya tiur (nama samaran) guru GTT di SMAN 1 Gunung Sitimber, mohon bantuanya pak, gaji kami sejak Juni 2025 sampai Maret ini belum di bayar penuh oleh Kepala Sekolah kami,” kata guru yang namanya di minta untuk dirahasiakan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Humbahas Bersama TMI Serahkan Traktor Kepada Kelompok Tani

Namun, ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah Samson Ginting membantah tudingan tersebut. “Njuah njuah Bapak. oda lot ( nggk ada itu ) potongan gaji GTT ta ya bapak.. mella oda ( kalau ngak) bapak percaya…bapak boi (bisa) langsung konfirmasi mi guru guru nta (kita) Pak… jumlah guru GTT nta bagendari (sekarang) 17 org Pak.. Lias ate mbue (terima kasih banyak),” kata Samson menggunakan Bahasa Daerah.

Baca Juga :  Pemkab Dairi Bersama Mercy Corps Indonesia Tandatangani MoU Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program ROOTS

Terkait hal ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wiayah IV, Zulkarnaen Barus, menjelaskan bahwa gaji guru GTT memang tidak dibayar penuh, tetapi karena ada penambahan jam sementara anggaran tetap seperti tahun lalu.

Hal itu bukan tidak di bayar oleh kepala sekolah yang bersangkutan tetapi memang ada penambahan jam sementara anggaran tetap seperti tahun lalu, padahal jamnya bertambah jadi bukan tidak di bayarkan bang,” kata Zulkarnaen.

Kasus ini masih dalam proses klarifikasi dan diharapkan dapat diselesaikan dengan adil dan transparan. Namun  kita akan terus memantau perkembangan kasus ini dan nantinya memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Penulis : Tim

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Babinsa Koramil 01/Sbl ikut Dampingi Petani Panen Bawang Merah
Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Terima Remisi HUT ke- 81 RI, 14 Napi bebas
Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Semarak HUT RI ke- 81, Rutan Kelas IIB Sidikalang Gelar Fun Walk
KNPI Sumut Apresiasi Kapolda, Tuntut Perubahan Nyata di Satreskrim Polres Dairi
Berita ini 148 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Babinsa Koramil 01/Sbl ikut Dampingi Petani Panen Bawang Merah

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB