Pembangunan 8 RKB SMKN 1 Bandar Lambat, Kinerja Rekanan Dipertanyakan

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infosumut24 | Simalungun – Pembangunan 8 Ruang Kelas Baru (RKB) SMK Negeri 1 Bandar merupakan pembangunan yang sangat dibutuhkan untuk menunjang proses belajar mengajar serta mengatasi keterbatasan ruang kelas yang saat ini dihadapi oleh pihak sekolah. Pantauan dilokasi sesuai papan informasi proyek senilai Rp. 2.648.800.000.08 yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara dan dikerjakan oleh CV. Cipta Karya Nusantara dengan masa kerja 150 hari kerja, Selasa (11/8/2026).

Mengingat daripada hasil pekerjaan tersebut masih sangat minim, bagian pondasi bangunan belum terlihat dilaksanakan secara signifikan. Sementara kontrak kerja dimulai Juli 2026 tentunya hal ini sangat memprihatinkan serta diragukan masa penyelesaiannya. Padahal bangunan tersebut sangat diharapkan baik dari pihak sekolah mau siswa dan orang tua siswa.

Baca Juga :  Kembali Mainkan Kartu Sikerja, Syamp Siadari Minta Warga Waspada Kena Prank Lagi

Mangapul Pakpahan selaku Wakil Kepala Sekolah juga merasakan hal miris melihat sistim kerja CV. Cipta Kerja Nusantara.

“Kami sangat berharap bangunan tersebut rampung sesuai jadwal yang ditentukan, agar proses belajar mengajar tidak menjadi dua ship lagi. Namun kalau kita lihat pengerjaannya seperti ini tidak menutup kemungkinan akan molor atau lambat dan tidak tepat pada waktunya” ucapnya.

“Kita pihak sekolah berharap agar bangunan tersebut sesuai dengan kesepakatan kerja secara menyeluruh. Apabila ditemukan tidak kesesuaian agar dilakukan tindakan dan evaluasi sesuai peraturan yang berlaku” ujarnya.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Esse Changes Dari Korea, Manchester Dari Inggris dan Luffman Dari Batam Bebas Beredar di Siantar - Simalungun

Ketua komite sekolah, J. Sinaga yang mewakili orang tua siswa dan masyarakat berhak mengetahui bahwa anggaran tersebut benar benar digunakan. Serta menghasilkan pembangunan yang berkualitas, sesuai dengan kontrak, tepat sasaran dan selesai sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Keterlambatan pekerjaan nantinya tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa, terlebih lebih persoalan tersebut akan berpotensi menghambat akan terpenuhinya kebutuhan pendidikan peserta didik. Apalagi anggaran yang digunakan bersumber APBD artinya uang hasil pajak rakyat” ujar Ketua Komite.

Sementara Kacabdis, Agus Sinaga sampai berita ini terbit masih bungkam tanpa menggubris konfirmasi.

Penulis : Danu

Berita Terkait

Warga Dusun Bangun Selamat Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Pakai Dana Pribadi
Sebar Berita Fitnah “Illegal Loging dan Intimidasi”, Kelompok Penggarap Malah Tak Hadiri Mediasi
Edarkan Sabu, Andolin Nainggolan Ditangkap Polisi
Rudi Hartono Berhasil Ditangkap di Sinaksak
Puluhan Ton Kayu Gelondongan dan 15 Pelaku Illegal Loging Ditangkap dari Kawasan Hutan Lindung Purba – Simalungun
Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah
Karnas, Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Dolok Silau
Curi 34 Tabung Gas, Riski dan Jeslon Dijebloskan ke Jeruji Besi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Warga Dusun Bangun Selamat Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Pakai Dana Pribadi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:54 WIB

Sebar Berita Fitnah “Illegal Loging dan Intimidasi”, Kelompok Penggarap Malah Tak Hadiri Mediasi

Sabtu, 5 September 2026 - 11:08 WIB

Edarkan Sabu, Andolin Nainggolan Ditangkap Polisi

Sabtu, 5 September 2026 - 10:46 WIB

Rudi Hartono Berhasil Ditangkap di Sinaksak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Puluhan Ton Kayu Gelondongan dan 15 Pelaku Illegal Loging Ditangkap dari Kawasan Hutan Lindung Purba – Simalungun

Berita Terbaru