INFOSUMUT24 – Belakangan banyak Pimpinan OPD Pemerintahan Kota Pematangsiantar bekerja tidak sesuai tupoksi dan tidak sesuai keinginan Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi bahkan adanya kelompok kelompok kecil para eselon II seakan akan hanya berupaya mendapat simpati dari Walikota sehingga jabatanya dapat bertahan, Sabtu (10/5/2025).
Bukan tidak bisa Wesly Silalahi melakukan rotasi besar besaran bahkan menonjobkan para eselon II yang tidak mendukung visi dan misi Walikota Pematangsiantar, tetapi alasan kasih kemungkinan besar yang didahulukan supaya mengurungkan niatnya supaya tidak menimbulkan gejolak.
Tetapi, seiring waktu beberapa orang eselon II memunjukkan jati diri sesungguhnya tidak peduli akan program kerja Wesly Silalahi tetapi hanya menginginkan jabatan dan tidak nonjob. Parahnya lagi banyak eselon II yang bekerja sesuai keinginan pribadi tidak peduli terhadap perintah Walikota.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum LSM Forum13 Indonesia, Syamp Siadari mendukung Wesly Silalahi untuk melakukan pemugaran atau nonjob besar besaran semua pimpinan OPD guna memaksimakan kinerja dengan tujuan sinergi terhadap program kerja Walikota.
Namun sesuai regulasi, kata Syamp untuk mengganti Pimpinan OPD sebagai pejabat eselon II saat ini sangatlah tidak diperbolehkan tetapi Walikota bisa meanggangkat Plt bila terjadi kekosongan jabatan dan adanya temuan pelanggaran etik dan pelanggaran kinerja sesuai dengan hasil penyelidikan Inspektorat bisa dilaksanakan.
Tetapi jelas Syamp, untuk esselon III tidak perlu adanya jobfit dan assesment tetapi Walikota hanya perlu mendapat persetujuan atau rekomendasi dari Mendagri.
Menurut Syamp, Wesly sudah layak dan seharusnya cepat mengganti para pimpinan OPD dengan catatan dengan status Plt sehingga tidak melanggar regulasi yang berlaku, baru setelah bulan Agustus kedepan dilakukan jobfit untuk mendudukan pimpinan OPD yang loyal dan mampu sinergi terhadap program kerja Walikota.
“Dengan alasan pelanggaran etik dan wanprestasi permohonan Walikota pasti disetujui Gubernur, Dirjen Otda maupun Kemendagri” jelas Syamp.
“Segeralah dudukkan para Plt. Kepala Dinas se- Pemko Pematangsiantar supaya para pimpinan OPD benar benar orang yang loyal dan sinergi kepada Walikota Pematangsiantar dan satu lagi mendudukan Plt merupakan langkah untuk percepatan pelaksanaan kebijakan dan program Walikota” tutup Syamp.









