5000 Ha Lahan Pertanian di OKU Timur Terendam Banjir

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INGOSUMUT24 | OKU Timur – Banjir bandang di OKU Timur beberapa hari yang lalu berdampak luas pada sektor pertanian. Sedikitnya 5000 Hektar lahan pertanian padi yang terkena banjir. Hal ini seperti yang di sampaikan Sekdin Pertanian OKU Timur, Anis kepada reporter Infoaumut24, Senin (12/1/2026).

Menurut Anis, saat ini teamnya sedang turun kelapangan mendata seberapa banyak pertanian padi sawah yang mati fuso.

“Kami sedang mendata secara keseluruhan, saat ini baik UPT dan para PPL sedang berada dilapangan untuk mengecek langsung. biar bisa kita mengupayakan bantuan untuk para petani, baik itu bantuan dari Provinsi maupun dari Kabupaten sedang kita upayakan” ujar Anis.

Baca Juga :  Dibawah Pimpinan dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K), Pelayanan Dan Kinerja Rumah Sakit H. Adam Malik Alami Peningkatan 

“Bantuan yang kita upayakan saat ini berupa bibit agar petani padi dapat segera menanam kembali lahan mereka yang terdampak” tambahnya.

“Dari 5000 Hektar tanaman padi terdampak, yang paling parah dan paling luas terdapat di Kecamatan Semendawai Suku lll, seluas 1200 Hektar, memang banjir beberapa hari yang lalu terparah dan paling luas” kata Anis.

“Kita berharap agar banjir yang terjadi ini dapat dengan cepat surut. kasihan para petani” ujar Anis..

Sementara itu, Slamet petani padi di Kecamatan Belitang mengatakan bahwa saat ini kondisi tanaman padinya sudah mulai membusuk hal tersebut di akibatkan tanaman padinya terendam banjir hingga 4 hari. Setelah mulai surut, terlihat daun padinya sudah mulai busuk.

Baca Juga :  Polres Dairi Ungkap 2 Kasus Pencabulan Anak di Kabupaten Dairi

Slamet menghawatirkan padinya bakal gagal panen. Kendati demikian Slamet berharap kepada Pemerintah agar penanganan masalah ini jangan di anggap remeh menurutnya saat ini mereka para petani sudah bingung melihat kondisi tananan padi mereka.

Terpisah Warto warga Marga Cinta, Kecamatan Belitang Madang Raya juga mengeluhkan bahwa tanaman padi miliknya sudah terlihat hancur daun padinya sudah habis membusuk air pun masih menggenangi sawah miliknya. dirinya hanya bisa pasrah melihat tanaman padinya tersebut.

Penulis : Parlin

Berita Terkait

Keributan di Pasar Sidikalang Naik Kepenyidikan, GMNI Dairi Tegaskan Hukum Harus Perhatikan Hak Anak
Judi Togel Bandar Halawa Omzet Ratusan Juta di Warkop Simpang Situnggaling Bebas Beroperasi
Kades Juma Teguh: Pengaspalan DD 2025 Tidak Keluar Batas Wilayah
Bupati Taput dan Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Kerja Ketua DEN 
Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polresta Deliserdang Giat Penyuluhan Kepada Pelajar
Kapolres Binjai Kunjungi Rumdin Bupati Langkat dan Kantor Ketua DPRD Langkat
Silaturahmi Kapolres Binjai dengan Ketua MUI kota Binjai
Mitsubishi Super Sale…!!! Wujudkan Impian Keluarga
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:45 WIB

Keributan di Pasar Sidikalang Naik Kepenyidikan, GMNI Dairi Tegaskan Hukum Harus Perhatikan Hak Anak

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Judi Togel Bandar Halawa Omzet Ratusan Juta di Warkop Simpang Situnggaling Bebas Beroperasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:11 WIB

Kades Juma Teguh: Pengaspalan DD 2025 Tidak Keluar Batas Wilayah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:24 WIB

Bupati Taput dan Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Kerja Ketua DEN 

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:01 WIB

Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polresta Deliserdang Giat Penyuluhan Kepada Pelajar

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB