INFOSUMUT24 – Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara, berhasil meringkus 5 orang mahasiswa Akper Pemkab Taput saat pesta ganja dan 1 orang pemasok ganja siap komsumsi dari tiga tempat berbeda, Kamis (20/3/2025).
Kapolres Tapanuli Utara, AKBP. Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas, AIPTU. W Baringbing membenarkan penangkapan tersebut.
“Ke enam tersangka ditangkap ditempat berbeda jalan Raya Balige, Desa Pagar Batu. Kelima orang mahasiswa Akper tersebut yaitu WSM (18) warga jalan AM. Desa Pagarbatu, Kecamatan Sipoholon – Taput, JGD (20) warga Aek Nasia, Desa Partali Julu, Kecamatan Tarutung – Taput, RS (18) warga jalan Sisingamangaraja, Kelurahab Hutatoruan X, Kecamatan Tarutung – Taput, FVBS (21) warga Desa Hutanagodang, Kecamatan Purba Tua – Taput dan RNAS (21) warga Sosor Hutagalung, Desa Hutagalung Siwaluompu, Kecamatan Tarutung – Taput. Sedangkan 1 orang pemasok atau pengedar ganja tersebut yaitu Elkadi Judika Simanjuntak (21) warga Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung – Taput” ucap Kasi Humas.
“Penangkapan tersebut berhasil dilakukan oleh tim Opsnal Narkoba, atas informasi yang diberikan oleh masyarakat. Informasi itu dikembangkan petugas. Pada hari Kamis sekira pukul 21.00 Wib, petugas melihat salah seorang tersangka yaitu WSM keluar dari Kampus Akper menuju jalan raya dengan mengendarai sepeda motor” jelasnya.
Tambah Walpon, lalu tim yang sudah memantau pergerakan merekapun segera mengejarnya dari belakang. Berjarak 500 meter dari simpang Kampus dijalan raya menuju Kota Tarutung, WSM pun berhasil diamankan.
Sebelum digeledah saat diberhentikan sepeda motornya, WSM pun melemparkan ganja yang ada dikantongnya ke semak semak dipinggir jalan namun sudah terlihat oleh petugas. Kemudian petugas pun mengamankan barang bukti ganja kering tersebut dan dilakukan interogasi. WSM mengakui bahwa ganja kering itu berasal dari temanya satu asrama di Akper yaitu RNAS.
“Barang bukti ganja kering yang berhasil di amankan dari tangan WSM seberat 20, 24 gram. Selanjutnya petugaspun mengejar ke Asrama Akper. Saat itu RNAS tidak berada di kamar asrama. Lalu di cari sekitaran Asrama sekira pukul 22.00 Wib malam itu RNAS sedang asyik bersembunyi bersama temanya JGD. RS dan FVBS sedang asyik mengkonsumsi ganja tersebut di semak semak berjarak 50 meter dari asrama di belakang. Akhirnya mereka berempat pun di amankan. Setelah digeledah barang bukti ganja kering pun di temukan dari tangan mereka sebanyak 1,97 gram yang merupakan sisa dari konsumsi mereka” urainya.
“Dari interogasi yang dilakukan terhadap mereka berempat RNAS mengakui dirinya memnerikan ganja kering itu kepada WSM yang dibelinya dari Elkandi Judika Simanjuntak” ungkapnya.
Walpon menjelaskan “Elkandi pun dikejar. Sekira pukul 23.30 Wib malam itu petugas pun berhasil menangkapnya saat mengendarai sepeda motor dijalan Raya Tarutung”.
Akhirnya, keenam tersangka diboyong ke Polres Taput untuk pengembangan dari mana sumber ganja itu diperoleh.
Ketua Yayasan Akper Pemkab Tapanuli Utara, Dintar Hutabalian saat dikonfirmasi terkait adanya mahasiswa Akper Pemkab Tapanuli Utara tertangkap kasus narkoba di Arsama yayasan Akper mengatakan ”Kita prihatin lae. Sekolah yang kita bina baik baik kecolongan juga. Ini adalah oknum yang berusaha merusak nama baik Akper. Kami manusia biasa juga yang pasti ada kelemahan lae”.
Saat ditanya kembali, kira kira siapa yang berupaya merusak nama Akper Pemkab Tapanuli Utara ini, Dintar mengatakan ”Dengan adanya kejadian ini pasti akan merusak nama baik Akper lae”.









