2965 Pengangkatan PPPK Taput Ternyata Hanya Kepentingan Pencalonan Legislatif Satika Simamor

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi pembahasan oleh warga, dimana setelah keluarnya surat Penyelesaian Pegawai Non ASN di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara dari dampak efesiensi anggaran. Demikian juga disampaikan oleh Pengamat Pembangunan di Tapanuli Utara, Sanrico Tobing dalam tulisannya di media sosial mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) digunakan untuk membiayai pembangunan dan operasional pelayanan publik di daerah. PAD juga digunakan untuk mendanai kegiatan pemerintah daerah.

Menurut mantan Bupati NN, untuk Biaya Penggajian P3K sebanyak 2.954 orang sebesar Rp. 165.002.650.782, pertambahan anggaran untuk biaya operasional DPRD akibat Pepres 53 tahun 2023 tentang standar harga satuan regional (mengatur secara lumpsum) sebesar Rp. 22.873.451.703, kewajiban pembayaran PEN Tahun 2020 – 2021 sebesar Rp. 72.407.581.541 serta Pelqŵqmenuhan Anggaran Dana Desa sebesar 10 % sebesar Rp. 73.165.743.100 dan kegiatan lain lain.

Kegiatan itu saja tidak ikut insentif PNS total nya sudah mencapai sekitar Rp. 326 Miliar.
Realisasi PAD Taput hanya kisaran 100 – 120 miliar minus kisaran Rp. 200 Miliar dari mana dana untuk menggaji P3K?. Kalau diambil dari biaya transfer dari pusat, atau APBN sudah melanggar aturan karna biaya APBN audah ada peruntukanya yg disepakati pemerintah pusat dan DPR RI.

Baca Juga :  Pemkab Taput Gelar Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Taput

Kenapa pengelolaan anggaran APBD Taput ugal ugalan seperti kata seorang anggota Dewan, Dugaan saya P3K diangkat pemerintah Taput Sebanyak itu salah satu terbanyak disumatera utara hanyalah untuk kepentingan politik untuk memenangkan SS dan apabila SS menang kemungkinan besar kontraknya tidak di perpanjang karna tidak ada uang untuk menggaji mereka.

“Menurut anda kenapa P3K diangkat sebanyak itu padahal sumber penggajianya belum jelas..?” tanya Sanrico Tobing.

Djonggi Napitupulu juga angkat bicara, dalam hal penyelesaian pegawai Non ASN di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara, Bupati Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat sudah sangat tepat mengambil langkah atas Penyelesaian Pegawai Non ASN dalam hal efesiensi terhadap anggaran. Dimana pengangkatan PPPK di Sumatera Utara Kabupaten Tapanuli Utara lah salah satunya terbanyak, bahkan sampai defisit anggaran anggaran.

“Ini patut kita duga, pengangkatan PPPK di Tapanuli Utara dimasa Kepemimpinan Nikson Nababan ada hubungannya untuk pemenangan Satika Simamora dalamù pencaleg an pada Tahun 2024,dimana Istri mantan Bupati ini memperoleh suara terbanyak pada Dapil 9 dari Partai PDI P dengan perolehan suara sebanyak 54.629 suara. Akan tetapi Satika Simamora meninggalkan Legislatifnya karena memilih menjadi Calon Bupati untuk melanjutkan kekuasaan suaminya selama 10 tahun sebagai Bupati Tapanuli Utara” jelas Djonggi.

Baca Juga :  Gokma Sitorus Usir Wartawan Dari Proyek RSUD Parapat

“Untuk itu, lanjut Direktur Eksekutif IP2 BAJA Nusantara “Kiranya Bupati Tapanuli Utara saat ini Jonius TP Hutabarat supaya menggandeng BPK dan BPKP untuk melakukan audit terhadap anggaran selama 9 tahun masa penggunaan anggaran oleh mantan Bupati, bahkan kita juga menyarankan supaya Bupati juga kordinasi dengan pihak pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan (PPATK), karena ada dugaan pembagian dana hasil fee pinjaman PEN 2020 – 2021” harap Djonggi.

Mantan Calon Bupati Tapanuli Utara Satika Simamora saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait Pengangkatan 2969 orang menjadi PPPK di Kabupaten Tapanuli Utara dimasa Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, apa benar hanya untuk kepentingan Politik Ibu pada pencalonan Legislatif 2024.

Berita Terkait

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Terima Remisi HUT ke- 81 RI, 14 Napi bebas
Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama
Semarak HUT RI ke- 81, Rutan Kelas IIB Sidikalang Gelar Fun Walk
WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81
Berita ini 83 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB