4 Paket 1 Plank, Proyek SDN173281 Lumban Julu Rawan Penyimpangan

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 | Taput – Program revitalisasi harus transparan agar semua pihak mengetahui penggunaan anggaran dan prosesnya, sehingga dapat memastikan dana tepat sasaran, akuntabel dan menghindari penyelewengan. Transparansi dalam revitalisasi, seperti dibidang pendidikan, dilakukan dengan melibatkan masyarakat, membuka kanal pengaduan, dan memungkinkan pengawasan langsung.

Akan tetapi hal ini tidak dapat ditemukan di SDN 173281 Lumban Julu, Desa Lobu Siregar I, dimana para pekerja yang didapat pada kegiatan revitalisasi yang berbiaya Rp. 730.167.800 bukanlah warga masyarakat sekitar melainkan warga dari Medan, Rabu (12/11/2025).

“Ia, kami warga Medan bang, kami yang bekerja disini ada 5 – 6 orang mengerjakan rehap 2 ruangan dan 1 ruang UKS” ucap tukang saat dimintai Infosumut24. keterangannya.

Baca Juga :  Kaban PKAD Taput, Kijo Sinaga Kumpulkan Warga Kampanye Paslon Satika - Sarlandy Resmi Dilaporkan ke Bawaslu

Terpisah, Kepala Sekolah SDN 173282, Jenni Siregar dengan santainya berucap terkait potongan persenan anggaran.

“Peruntukan anggaran sudah ada uraiannya, persenan untuk PPh dan Ppn dan juga yang lainnya” ucap Kepala Sekolah.

Menanggapi hal itu, Pemerhati Korupsi Kolusi dan Nepotisme, ST. Lumbangaol berpendapat, pihak Aparat Penegak Hukum (APH) tentunya harus atensi dalam pelaksanaan kegiatan revitalisasi ini, dimana ada indikasi dugaan terjadi penyimpangan pada penggunaan anggaran.

Baca Juga :  Bupati Taput Hadiri Panen Raya Jagung Serentak

“Tidak cukup hanya Adhyaksa (Jaksa) yang turun menangani kegiatan ini, pihak Tipidkor Polres Tapanuli Utara juga harus bergegas mengawasi kegiatan revitalisasi ini” harapnya.

Lanjut ST Lumbangaol menyampaikan, Transparansi memungkinkan pemerintah dan masyarakat untuk mengawasi penggunaan dana, memastikan anggaran digunakan dengan jujur dan tepat sasaran. Keterbukaan informasi dan pelaporan yang jelas dapat meminimalisir risiko penyelewengan dan praktik korupsi.

“Dengan dilibatkan secara transparan, masyarakat memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap proyek revitalisasi, seperti revitalisasi sekolah” tegasnya.

Penulis : Freddy Hutasoit

Editor : Redaksi Infosumut24

Berita Terkait

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama
WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81
Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD
Pemkab Taput Apresiasi Peran Bidan
Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK
Sosialisasi Perubahan Perda Provsu Nomor 1 Tahun 2019, Warga Sebut Lari Dari Konteks
210 Hari Tak Masuk Kerja, Tebang Pilih Penjatuhan Hukuman Disiplin ASN di Pemkab Taput
Pisah Sambut Kapolres Taput, Personil Sedih Melepas AKBP. Ernis Sitinjak 
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Pemkab Taput Apresiasi Peran Bidan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB