Kecelakaan Mobil Innova Masuk Jurang di Perbatasan Pakpak Bharat-Subulusalam, Korban Belum di Temukan

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 ||PAKPAK BHARATSebuah kecelakaan mengerikan menimpa kendaraan mobil Innova warna silver pada Senin malam (29/03/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Lae Kombih, yang terletak di perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat (Sumatera Utara) dan Kabupaten Subulussalam (Aceh). Kendaraan yang sedang dalam perjalanan dari arah Pakpak Bharat menuju Subulussalam diketahui telah tergelincir dan jatuh ke dalam jurang yang cukup dalam.

 

Menurut informasi awal yang diterima dari pihak masyarakat sekitar yang menemukan tanda-tanda kecelakaan, mobil tersebut terlihat meluncur keluar rel jalan sebelum akhirnya menghilang dari pandangan dan jatuh ke jurang yang berada di sisi kiri jalan raya. Lokasi kejadian dikenal sebagai daerah dengan medan yang cukup bergelombang dan jalan yang berkelok-kelok, dengan kondisi jalan yang kadang licin terutama saat malam hari atau setelah hujan.

 

Kendaraan yang mengalami kecelakaan dikemudikan oleh Rudy Simanjuntak, yang sedang ditemani oleh istrinya, Risma Br Tumangger. Kedua korban saat ini masih dalam status hilang dan belum ditemukan oleh tim penyelamat yang telah melakukan upaya pencarian sejak dini hari Selasa (30/03/2026).

Ganda Tumangger, adek ipar dari Rudy Simanjuntak, yang telah tiba di lokasi kejadian bersama beberapa anggota keluarga lainnya, mengungkapkan harapannya agar kedua korban dapat segera ditemukan. “Kami berharap dengan segenap hati bahwa kakak ipar saya Rudy dan kakak Risma dapat ditemukan dengan selamat. Tim penyelamat sudah bekerja keras sejak pagi ini, dan kami terus berdoa agar proses pencarian berjalan lancar dan ada kabar baik dari mereka,” ujar Ganda dengan suara yang penuh haru saat ditemui di lokasi posko penyelamatan.

Baca Juga :  Polsek Medan Tembung Berhasil Tangkap 4 Orang Tersangka Curas

Tim gabungan penyelamat yang terdiri dari petugas Kepolisian Resor Pakpak Bharat, Basarnas Sumatera Utara, serta relawan masyarakat lokal telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai lokasi dasar jurang di mana diperkirakan mobil tersebut berada. Keterbatasan akses jalan dan medan yang berat menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Petugas juga harus berhati-hati mengatasi lereng jurang yang curam dan berpotensi longsor.

Kepala Seksi Operasional Polres Pakpak Bharat, Akp Mulia P Simamora, SH, menyampaikan bahwa tim penyelamat akan terus melakukan upaya maksimal. “Kami telah mengerahkan seluruh sumber daya yang kami miliki. Saat ini tim sedang melakukan pendekatan dari beberapa titik untuk mencapai lokasi yang diperkirakan menjadi tempat jatuhnya mobil. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Subulussalam untuk mendapatkan dukungan tambahan dalam proses pencarian,” jelasnya.

Masyarakat sekitar juga turut berperan aktif dalam membantu proses penyelamatan, antara lain dengan memberikan informasi mengenai kondisi medan sekitar lokasi kejadian, serta menyediakan bantuan logistik bagi tim penyelamat. Beberapa warga menyampaikan bahwa pada malam kecelakaan, mereka tidak mendengar suara ledakan atau jeritan yang mencolok, sehingga kecelakaan baru diketahui pada pagi hari ketika ada pengendara yang menemukan jejak ban mobil yang keluar jalan dan bekas goresan di tepi jalan raya.

Baca Juga :  Sodomi Bocil 8 Tahun, OSM Ditangkap Polisi di Karo

Kelompok keluarga korban yang berkumpul di lokasi kejadian terus menghadiri setiap perkembangan dari proses pencarian. Mereka menyediakan tenda kecil sebagai posko sementara dan terus melakukan doa bersama untuk keselamatan Rudy Simanjuntak dan Risma Br Tumangger. Ganda Tumangger menambahkan, “Kami tidak akan menyerah sebelum mereka ditemukan. Setiap detik yang berlalu sangat berharga bagi kami, dan kami berharap agar proses pencarian dapat segera memberikan hasil yang diharapkan.

Pada sore hari ini, tim penyelamat melaporkan bahwa mereka telah mendeteksi adanya tanda-tanda benda logam yang kemungkinan merupakan bagian dari mobil di dasar jurang, namun masih membutuhkan waktu untuk mencapai lokasi tersebut akibat kondisi medan yang sangat sulit. Upaya pencarian diperkirakan akan terus berlanjut hingga larut malam dengan dukungan penerangan dari alat bantu yang dibawa oleh tim penyelamat.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Dinilai Tak Punya Hati Nurani, Ibu Korban Desak Kapolri Copot Kapolres Dairi
Tragis…!!! Gegara Galian Bahu Jalan, Ibu dan Dua Balita Terpental
Rekaman CCTV, Adanya Fakta Lain Pada Rekonstruksi Perkelahian IRT di Dairi
NOBAR FINAL SPANYOL VS ARGENTINA PERERAT KEMANUNGGALAN TNI DAN MASYARAKAT DI MAKODIM 0206/DAIRI
Kodim 0206 Dairi Nobar Bersama Masyarakat
Berita ini 178 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Dinilai Tak Punya Hati Nurani, Ibu Korban Desak Kapolri Copot Kapolres Dairi

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:19 WIB

Tragis…!!! Gegara Galian Bahu Jalan, Ibu dan Dua Balita Terpental

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB