INFOSUMUT24 || PAKPAK BHARAT – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Subulussalam-Sidikalang, tepatnya di Dusun Buludidi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova yang ditumpangi pasangan suami istri dilaporkan terjun ke jurang dan masuk ke aliran Sungai Lae Kombih pada Senin malam (30/03/2026).
Identitas korban diketahui bernama Rudi Simanjuntak (38) dan istrinya, Risma Tumangger (38), warga Desa Tanjung Mulia. Kejadian bermula saat korban dalam perjalanan pulang dan sempat menghubungi anaknya, Yogi Simanjuntak, untuk membukakan pintu rumah.Namun, hingga larut malam, kedua korban tak kunjung tiba meski ponsel mereka dalam keadaan aktif saat dihubungi pihak keluarga.
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Sukaramai AKP Sukanto Berutu, S.H., langsung meninjau lokasi kejadian. Melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H., Kapolres menjelaskan bahwa tanda-tanda kecelakaan baru ditemukan pada Selasa pagi (31/03/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
“Pihak keluarga bersama Sekdes melakukan penyisiran dan menemukan barang bukti di bantaran Sungai Lae Kombih berupa plat mobil, beras, pecahan kaca spion, ponsel korban, serta bekas jejak ban yang mengarah ke jurang,” ujar AKP Amron.
Merespons laporan tersebut, Polres Pakpak Bharat segera berkoordinasi dengan Basarnas Provinsi, TNI, BPBD, dan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian intensif. Tim gabungan menyisir aliran sungai menggunakan drone milik Polres Pakpak Bharat serta memasang jaring di titik-titik tertentu. Namun, hingga berita ini diturunkan, kedua korban belum ditemukan akibat derasnya arus sungai.
AKP Amron menambahkan bahwa lokasi tersebut memang tergolong rawan kecelakaan. “Kondisi badan jalan yang sempit, licin saat hujan, serta beram jalan yang dalam menjadi faktor risiko utama. Kami mengimbau pengguna jalan untuk ekstra waspada saat melintas di jalur ini,” tambahnya.
Polres Pakpak Bharat telah menyiagakan personel di TKP untuk memantau situasi dan akan melanjutkan upaya pencarian pada esok hari. Bagi masyarakat yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban, diharapkan segera melapor melalui layanan Call Center 110 Polres Pakpak Bharat.
Penulis : Bambang Ermansyah









