Infosumut24 | Dairi – Pemandangan tak biasa terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di mana antrean panjang kendaraan mengular hingga ke bahu jalan raya. Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, mengaku rela menghabiskan waktu hingga berjam-jam dalam barisan demi bisa mengisi tangki kendaraan mereka yang mulai mengosong.
Pantauan langsung, situasi di area SPBU masih tampak sangat padat. Puluhan lampu kendaraan yang menyala di tengah kegelapan malam menciptakan pemandangan antrean yang mengular panjang. Meski jarum jam sudah mendekati larut malam, volume kendaraan yang datang tidak kunjung surut, bahkan cenderung terus bertambah hingga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar area SPBU mengalami perlambatan yang cukup signifikan, Kamis malam (9/7/2026) pukul 22.10 Wib.
Kondisi ini memaksa para warga untuk bersabar ekstra di tengah ketidakpastian. Salah seorang pengendara mobil, Donal Sianturi mengungkapkan keluh kesahnya saat ditemui di dalam antrean. Ia mengaku sudah terjebak di dalam barisan kendaraan selama berjam-jam demi mendapatkan giliran di pengisian BBM.
“Saya sudah mengantre berjam jam di sini. Mau bagaimana lagi, tangki bensin sudah kritis dan mau tidak mau saya harus bertahan dalam antrean ini. Kalau ditinggal, besok pagi mobil ini tidak bisa dipakai untuk bekerja” ujar Donal.
Fenomena kelangkaan dan antrean panjang ini tentu mengganggu produktivitas warga yang menggantungkan mata pencahariannya pada kendaraan bermotor. Banyak dari mereka yang terpaksa memotong waktu istirahat malamnya hanya untuk mengamankan bahan bakar demi aktivitas keesokan harinya.
Penulis : Bambang Ermansyah









