INFOSUMUT24 – Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Drs. Jonni Waslin Purba laksanakn kegiatan Bimtek Pengembangan Digital 2024 bertempat di Hotel Berristera Panji Bako, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi – Sumut, Rabu lalu (02/10/2024).
Adapun peserta yang diundang oleh Dinas Pendidikan adalah 261 Kepala Sekolah tingkat Pendidikan Dasar Negeri dan swasta se- Kabupaten Dairi.
Kegiatan yang di pimpin oleh Kadis Pendidikan Dairi ini menjadi sorotan publik dan menyebut bahwa ada dugaan Kadis Pendidikan Dairi tidak netral dan mendukung salah satu Paslon Bupati Dairi.
Diketahui, bahwa lokasi pelaksanaan Bimtek tersebut merupakan Posko Pemenangan salah satu balon Bupati Dairi. Disitu nyata terpasang baliho besar foto Pasangan Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 5.
“Lokasi itu sudah jelas merupakan Posko pemenangan salah satu Calon Bupati Dairi, tetapi Kadis Pendidikan Dairi sepertinya tutup mata untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat pelaksanaan Bimtek, padahal di pintu masuk Lokasi terpasang Baliho Besar milik Paslon” sebut sumber.
Menanggapi hal tersebut wartawan Infosumut24 coba mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Drs. Jonni Waslin Purba melalui pesan singkat whattsap, namun sepertinya enggan untuk menjawab, Kamis (17/10/2024).
Sebelumnya, seperti yang dilansir salah satu media online menyebut bahwa salah seorang staf Kadis pendidikan Dairi yang dikonfirmasi terkait pemilihan lokasi Bimtek dimana dilokasi yang dimaksud terdapat banyak alat peraga Calon Bupati – Wakil Bupati sekaligus digunakan sebagai posko pemenangan paslon yang ikut dalam pilkada di Kabupaten Dairi, Vikdon Rajagukguk selaku staff mengaku bahwa mereka tidak mengetahui soal itu, apalagi tentang posko salah satu calon Bupati – Wakil Bupati Dairi.
Jawaban salah seorang staf Dinas Pendidikan tersebut sangat tidak masuk diakal, dan hal tersebut perlu di pertanyakan oleh pihak Bawaslu Kabupaten Dairi.
Pada kesempatan lain, Resoalon Lumban Gaol selaku ketua PDI P Kabupaten Dairi sangat menyangkan kejadian tersebut.
Resoalon mengatakan pihaknya saat ini masih mendalami dan mempelajari dugaan ketidak netralan Kepala Dinas Pendidikan Dairi dan stafnya tersebut.
“Tidak masuk akal alasan mereka tidak mengetahui lokasi tersbut sebagi Posko pemenangan salah satu Calon Bupati Dairi,di depan lokasi masuk saja terpasang Baliho cukup besar,masak mereka tidak mengetahui dan tidak melihat,ini sudah jelas ada ketidak beresan” tegas Resoalon.
“Kondisi ini harus menjadi perhatian Bawaslu Kabupaten Dairi dan memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk dimintai keterangan terkait pemilihan lokasi bimtek tersebut” tambah Gaol.
Sebagai mana diatur dalam PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil secara jelas mengatur ketentuan netralitas dalam Pemilu 2024.
“Kita pelajari dulu, nanti pasti akan kita tindak lanjuti” tutup Resoalon.









