BNN Perkuat Kapasitas Pemberdayaan Ekonomi di Kawasan Rawan Narkoba

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 | Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat menggelar Workshop Pemberdayaan Alternatif dalam rangka penguatan ekonomi masyarakat pada kawasan rawan narkoba, Kamis (11/12/2025) di Hotel Horison, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Kementerian/ Lembaga, pelaksana program pemberdayaan masyarakat, serta perwakilan unsur pengendalian/ pengawasan internal BNN.

Workshop yang berlangsung pada tanggal 11 – 13 Desember 2025 ini dirancang sebagai forum pembelajaran interaktif yang berfokus pada penguatan kapasitas, peningkatan pemahaman, serta penerapan praktik langsung dalam pengembangan usaha produktif dan penguatan ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Direktur Pemberdayaan Alternatif Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN, Edi Swasono menyampaikan bahwa permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi tantangan nasional yang harus ditangani secara lintas sektor.

“Kerawanan narkoba sangat dipengaruhi faktor sosial ekonomi seperti kemiskinan, minimnya lapangan kerja, dan terbatasnya peluang usaha produktif. Karena itu, pendekatan pemberdayaan ekonomi menjadi kunci agar masyarakat di kawasan rawan mampu mandiri, berdaya, dan terhindar dari keterlibatan dalam narkoba” tegasnya.

Baca Juga :  Danu Tetap Eksis, Malah Kuasai Peredaran Sabu Pasca Pengrebekan Jalan Nagur...!!!

Beliau juga menekankan bahwa pemberdayaan alternatif tidak hanya berupa pelatihan, tetapi merupakan upaya strategis untuk membuka akses masyarakat terhadap peluang usaha legal, produktif, dan berkelanjutan.

“Upaya ini adalah pengungkit. BNN tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu dukungan nyata dari seluruh kementerian dan lembaga agar program penguatan ekonomi, UMKM, ekonomi kreatif, pertanian, pariwisata, hingga vokasi dapat berjalan terpadu di kawasan rawan narkoba” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akhir pelaksanaan Grand Design Alternative Development (GDAD) 2016–2025 sekaligus langkah persiapan menuju implementasi GDAD 2026 – 2029, yang akan difokuskan pada penguatan ekonomi serta pengembangan kelembagaan masyarakat di kawasan rawan.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Medan Gelar RDP Bersama Bagian Tata Pemerintahan Sekda, Camat Medan Labuhan dan Lurah Tangkahan

Hasil pemetaan BNN menunjukkan bahwa terdapat 9.270 Desa/ Kelurahan rawan narkoba di Indonesia. Data tersebut menjadi dasar pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan solusi pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai potensi wilayah.

Selama workshop, peserta menerima materi dari narasumber Kementerian/ Lembaga dan praktisi terkait penguatan ekonomi, kelembagaan masyarakat, serta pengembangan komoditas lokal. Diskusi kelompok juga dilakukan untuk merumuskan langkah kolaboratif yang dapat diterapkan dalam program pemberdayaan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, BNN berharap terwujud peningkatan kapasitas SDM, tersusunnya rekomendasi strategis bagi penguatan ekonomi masyarakat, serta terbentuknya peluang kerja sama lintas sektor guna mendukung pembangunan kawasan rawan narkoba secara berkelanjutan.

Penulis : ReL

Editor : Redaksi Infosumut24

Berita Terkait

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Sekjen Macab LMP Dairi Minta Penyidik Kaji Ulang Bukti CCTV
Keluarga Tanyakan Status Penahanan Tersangka  KFS
Pengedar Sabu Digrebek di Kamar Kost
Duo Bersaudara Curi Motor Berhasil Diringkus
Raja Bius Matiti Sesalkan Tuduhan Pelaku Pembakaran
Dinilai Tak Punya Hati Nurani, Ibu Korban Desak Kapolri Copot Kapolres Dairi
Kuasa Hukum Desak Percepatan Kasus Penganiayaan di Polsek Kota Sidikalang
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sekjen Macab LMP Dairi Minta Penyidik Kaji Ulang Bukti CCTV

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Keluarga Tanyakan Status Penahanan Tersangka  KFS

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Pengedar Sabu Digrebek di Kamar Kost

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Duo Bersaudara Curi Motor Berhasil Diringkus

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB