Kemanakah Benih Padi 37 Ton di Panombean Pane dan 300 Ton Untuk Simalungun…???

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMU24 – Bantuan reguler benih padi sawah dari Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Simalungun sekitar 300 an ton telah digucurkan pada bulan April 2025 kemarin.

Dengan telah diserahkanya benih padi kepada petani yang terdaftar sebagai anggota kelompok tani menimbulkan banyak pertanyaan, ditengah tengah semakin luasnya lahan persawahan beralih fungsi menjadi lahan pertanian kering.

Namun, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Simalungun, Ledy Lurini Manik saat dikonfirmasi membenarkan telah dibagikan benih padi sebanyak 300 an ton untuk petani dengan luas sawah yang masih produktif di Kabupaten Simalungun seluas 27.693 Ha.

“Luas baku sawah kita 27.693 Ha dengan benih yang harus dibutuhkan sebanyak 692.325 kg. Dan benih yang kita terima dari Kementerian sekitar kurang lebih 300 an” ucap Ledy.

Ledy juga mengakui bahwa bantuan dari Kementerian tersebut langsung benih yang diterima.

“Ia, benih yang langsung kita terima” ujar Ledy.

Namun untuk mendapat keterangan yang lebih akurat, Tim menjumpai Ledy Manik di Kantor BPP Kecamatan Panombean Pane, namun saat ditanya apakah memang benar luas persawahan di Kabupaten Simalungun 27.693 Ha yang masih produktif dan berdasarkan verifikasi dan pemetaan darimana, jawabnya “Itu sesuai hasil pemetaan ATR BPN pada Tahun 2023”.

Saat berada dikantor BPP Panombean Pane, redaksi Infosumut24 menanyakan Kowil BPP, Tiniar Saragih luas lahan sawah produktif dikecamatan Panombean Pane dan mengatakan “Luas Sawah produktif seluas 1.491 Ha dan menerima benih padi sebanyak 37 ton”.

Saat redaksi Infosumut24 kembali mempertanyakan, dari mana BPP mengetahui luas sawah produktif di Panombean Pane. Namun sangat disayangkan seorang PPL yang sudah PNS, Asri Purba dari belakang nyerocos tanpa menunjukkan etika dan sopan.

Sifat Asri Purba yang terlihat ketus dan arogan ini sudah tidak tertolerir karena disamping tidak sopan kepada Tim saat wawancara, dia tidak menunjukkan hormatnya kepada Kowil BPP yang merupakan atasanya langsung.

Baca Juga :  Tragis...!!! Gegara Galian Bahu Jalan, Ibu dan Dua Balita Terpental

Namun, saat ditanya kepada Asri Purba berapa jumlah Nagori dibawah pengawasanya dan berapa luas sawah serta benih yang telah disalurkan, dengan gaya arogan dan masih jam kerja namun menggunakan kaos oblong dan sendal mengatakan “Sawah 1.62 Ha Nagori Marjandi Pisang, Pamatang Panomboan 442 Ha dan Ruko Mulya 10 Ha”.

Saat ditanya jumlah tonase benih yang dibagikan dan berdasarkan apa luas sawah yang setiap tahunya dilaporkan penerima bantuan, dengan sambil membuka androidnya dan nada bengis menjelaslan “Untuh benih 1 rante sebanyak 1Kg dan 1 Ha itu sebanyak 25 rante”.

Namun, saat ditanya kembali apakah luas sawah di 3 Nagori pengawasanya falid, Asri Purba dengan tidak menunjukkan etik PNS sambil bangkit dari tempat duduk untuk mengambil nasi bungkus mengatakan “Ya hasil survei dari BPS”.

Saat melakukan wawancara bersama Korwil dan 2 irang staf Dinas Pertanian, seorang anggota Polisi malah mengeluarkan statmant “jangan melakukan penekanan, tetapi aman aman saja”.

Saat ditanya arti ucapan anggota Polri mengatakan “Penekanan” tersebut, anehnya menjawab ngelantur dengan ucapan “saya Polisi dan saya bertugas memberikan pengamanan”.

Hal ucapan seorang anggota Polri tersebut tidak menunjukkan etik dan program Kapolri “Presisi” padahal perlu diketahui, anggota Polisi terbut tidak berhak ikut campur nimbrung saat terjadinya wawancara dan tidak ada selisih paham serta suara maupun ucapan kasar antara Korwil maupun jurnalis. Sehingga adanya upaya melakukan menghambat hambati atau melarang seorang jurnalis menjalanlan tugasnya, karena saat itu juga anggota Polisi tersebut bertugas untuk pendampingan pembagian benih jagung Bisi 18, namun mencoba memotong wawancara karena saat bersamaan berada diruangan saat terjadinya wawancara.

Baca Juga :  Bupati Humbahas Bersama TMI Serahkan Traktor Kepada Kelompok Tani

Saat ditanya kembali, berapa jumlah nagori dan dimintai data daftar Nagori dan jumlah benih serta nama kelompok penerima bantuan bibit padi, Korwil Tiniar Saragih berjanji akan mengirim data melalui pesan Whatsapp pada pukul 16.00 Wib sehingga redaksi Infosumut24 bersama tim keluar dari ruangan dan pulang.

Setelah jam menunjukkan pukul 16.00 Wib, redaksi Infosumut24 kembali mempertanyakan data, namun Korwil malah berbelit belit dan mengakui tidak memiliki data tetapi data semua ada pada PPL.

“Kalau jumlah Nagori ada samaku tapi jumlah bibit nggak ada samaku sama PPL masing masing” ujar Tiniar.

Saat ditanya ulang untuk memastikan selaku koorwil, apa mungkin tidak mengetahui dan memiliki data penerima bantuan, Tiniar kembali menjawab “Betul pak sama penyuluhnya. Karena PPL yang bagi ke lapangan data itu sama penyuluh masing”.

Ditanya bagaimana proses penyaluran bibit, Tiniar menjawab “Langsung ke Desa masing masing pak tidak ada tinggal di BPP”.

Lagi saat diperjelas apakah benih langsung diantar ke Nagori tanpa lapor dulu di Kantor BPP, Tiniar menjawab “PPL yang membawakan langsung ke Desa binaan masing masing truk itu langsung”.

Namun, sampai berita ini terbit, Tiniar Saragih tidak bersedia memberikan data penerima baik jumlah benih maupun luas sawah masyarakat penerima manfaat.

Informasi akurat yang diterima redaksi Infosumut24, bahwa diwilayah Kecamatan Panombean Panei dari luas sawah 1.491 Ha sebelumnya produktif namun 2 tahun belakangan seluas 60 % dari luas sebelumnya telah beralih fungsi menjadi daratan.

Begitu juga untuk wilayah Kabupaten Simalungun pada Tahun 2025 luas sawah dan lahan pertanian sudah banyak berubah fungsi sekitar 45%.

Berita Terkait

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Terima Remisi HUT ke- 81 RI, 14 Napi bebas
Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Karnas, Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Dolok Silau
Curi 34 Tabung Gas, Riski dan Jeslon Dijebloskan ke Jeruji Besi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB