Sey Pasaribu: Kita Utamakan Lebih Awal Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pertanian

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 – Usaha untuk mengontrol populasi hama dan organisme penyebab penyakit pada tanaman, yang bertujuan untuk meminimalkan kerugian hasil panen dan menjaga kesehatan tanaman. Upaya ini penting karena hama dan penyakit dapat menyebabkan penurunan produksi dan kualitas tanaman.

“Upaya ini penting karena hama dan penyakit dapat menyebabkan penurunan produksi dan kualitas tanaman” ucap Sey Pasaribu Selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui UPTD Laboratorium dan POPT Dinas Pertanian melaksanakan Pelatihan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Pertanian di Desa Siabal-abal I, Kecamatan Sipahutar, Rabu (18/6/2025).

Baca Juga :  27 Adegan Diperagakan Pembunuhan Sozisokhi Lase di Karo

Kegiatan ini diikuti sebanyak 35 orang peserta yang tergabung dalam kelompok tani. Adapun pelatihan yang dilaksanakan berupa: Pembuatan Pupuk Organik, Perbanyakan jamur Trichoderma sp, Perbanyakan Bakteri Paenybacillus polimyxa, Pembuatan Pestisida Nabati, Pembuatan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT), Pembuatan Jadam Sulfur.

Noven Sijabat selaku Ka. UPTD menyatakan bahwa pelatihan ini penting untuk mengajak masyarakat petani dalam bertani ramah lingkungan dan untuk mengurangi biaya produksi, melalui pertanian organik masyarakat diharapkan mampu menjaga ketersediaan unsur hara dan mikroorganisme dalam tanah, dan mengurangi ketergantungan petani terhadap produk produk kimia.

Baca Juga :  Kejari Taput Menangkan Praperadilan Yang Diajukan Polmudi Sagala

Pelatihan ini juga dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terkait serangan penyakit pada tanaman nenas, sehingga melalui produk organik yang dihasilkan dari pelatihan ini dapat diaplikasikan oleh petani dalam proses pengendalian hama dan penyakit tanaman nenas.

UPTD Laboratorium dan POPT bersama dengan PPL  juga berkomitmen akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk melihat tindak lanjut dari pelatihan ini. Semoga melalui kegiatan ini, pengetahuan SDM petani akan pentingnya pertanian organik semakin meningkat, dan produksi pertanian menjadi melimpah.

Berita Terkait

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Terima Remisi HUT ke- 81 RI, 14 Napi bebas
Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama
Semarak HUT RI ke- 81, Rutan Kelas IIB Sidikalang Gelar Fun Walk
WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB