INFOSUMUT24 – Tumpukan sampah yang disinyalir tidak diangkut berhari hari, menimbulkan bauk busuk seputaran Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun – Sumut, Senin (24/3/2025).
Saat reporter INFOSUMUT24 berada dilokasi parkir pelabuhan penyeberangan ferry, Tigaras – Simanindo, Kabupaten Samosir bahwa terlihat banyak lalat besar dan lalar berwarna biru konon katanya lalat yang hinggap dikotaran terbang dan ngakur ngidur seputaran pelabuhan, namun Kepala Pelabuhan maupun staf tidak peduli akan ketidak nyamanan padahal lokasi tersebut salah satu objek wisata destinasi Danau Toba.
Pangulu Nagori Tigaras, Togar Sitio saat dikonfirmasi ranah dan tugas siapa membuang sampah ke TPS atau TPA, mengatakan “Megenai sampah di Labuhan Ferry Tigaras tidak ada hubunggannya dengan Kantor Kecamatan Dolok Pardamean maupun Nagori Tigaras, karena letak bak sampah itu didalam kawasan Pelabuhan, sehingga itu wewenang pihak Pelabuhan”.
“Sampai saat ini tidak ada mobil sampah atau mobil pengangkut sampah milik Pelabuhan Tigaras maupun mobil sampah dari Kementerian Perhubungan maupun Kementerian Pariwisata, Dinas Perhubungan maupun Dinas Pariwisaa Provinsi Sumut bahkan Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun. Selama ini pihak Pelabuhan maupun Kepala Pelabuhan selalu minta tolong kepada pihak Kecamatan Dolok Pardaean untuk membuang sampah” jelasnya.
Dengan kondisi tumpukan sampah dan menimbulkan bauk busuk menyengat, namun tidak ada perharian Kepala Pelabuhan maupun stafnya sehingga layak dipertanyakan kinerja dan bahkan layak diganti Kepala Pelabuhan tersebut. Bahkan saat hendak dimintai keterangan kedalam ruanganya, Kepala Pelabuhan tidak berhasil diwawancarai dan beberapa orang staf Dinas Perhubungan Provinsi Sumut yang berada di kantor Pelabuhan Tigaras terkesan anti kepada pers dan terlihat sombong dan arogan.









