Untuk Kekuatan Politik, Wesly Silalahi Haruskah Dapat Dukungan Ketua DPD II Golkar Siantar…???

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 02:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 – Paska dilantiknya Walikota Pematangsiantar masa kerja 2025 – 2030, Wesly Silalahi yang notabene tidak terdaftar sebagai kepengerusan atau kader partai manpun di DPC/ DPD Kota Pematangsiantar, akan menjadi kesenjangan dan memaksakan Wesly Silalahi wajib merangkul partai untuk power politiknya dalam membuat program kerja maupun kebijakan untuk menjalkan Pemerintahan Kota Pematangsiantar sesuai visi misinya, Rabu (5/3/2025).

Bukan rahasia umum, bahwa partai pengusung kemenangan Wesly – Herlina, adalah Partai Gerindra dimana Ketua DPC Pematangsiantar adalah adik kandung dari Wakil Walikita Pematangsiantar dan saat ini anggota DPRD Provinsi Sumut. Dilihat dari elektabilitas Gusmiyadi dan hubungan baik ke DPP sangat minim atau bahkan tidak akan ada kesempatan Wesly Silalahi mengambil kepemimpinan DPC Gerindra Kota Pematangsiantar dan saat ini Gerindra hanya mendapat 3 kursi di DPRD Kota Pematangsiantar.

Begitu juga Partai Demokrat yang juga pengusung dan pendukung kemenangan Wesly – Herlina dimana saat ini juga hanya mendapat 3 kursi DPRD Kota Pematangsiantar, dengan kepengurusan DPC Demokrat Pematangsiantar yang solit diketuai oleh Ilham Sinaga dan kaloborasi dengan Sakti Sihombing dan Metro Hutagaol yang merupakan kader partai murni, tidak akan mungkin menjadikan Wesly Silalahi menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pematangsiantar.

Partai Nasdem yang juga pendukung kemenangan Wesly – Herlina dan memiliki kekuatan 4 kursi di DPRD Kota Pematangsiantar, saat ini Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pematangsiantar, Frans Herbert Siahaan yang merupakan kader senior dan aktif sebagai Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dan sangat bergerilya dan berjasa besar untuk memenangkan Wesly – Herlina tidak akan mungkin disakiti atau ditikung Wesly Silalahi ambil posisi Ketua DPD Nasdem Pematangsiantar.

Satu lagi partai pendukung kemenangan Wesly – Herlina adalah Partai Gelora yang merupakan partai baru dan belum memiliki kursi di DPRD Kota Pematangsiantar, walaupun merupakan partia yang terdaftar sebagai pengikut Pemilu hanya dari akumulasi jumlah perolehan suara, sehingga belum memiliki kekuatan politik di Pemerintahan Kota Pematangsiantar.

Baca Juga :  Diguyur Hujan, Kapolresta Deliserdang Tinjau Langsung Pelaksanaan Pemungutan Suara di TPS

Melihat partai besar lainya. Seperti Partai PDI P saat ini Ketua DPC PDI P Pematasiantar, Timbul Marganda Lingga jauh hari sebelumnya petengahan Desember 2024 mengeluarkan statman tidak mengetahui status keanggotaan Wesly Silalahi di PDI P walau sebelumnya menjadi Caleg DPR RI dari PDI P, tapi itukan pendaftarannya di DPP PDI P, dan pada saat Pilpres 2024, konon katanya Wesly Silalahi tidak solid mendukung Ganjar Pranowo, sehingga kesenjangan ini tidak memungkinkan Wesly Silalahi mampu mengambil kepemimpinan DPC PDI P Kota Pematangsiantar dan kekuatan massa, elektabikitas politik serta kinerja Timbul Lingga sangat diacungi jempol selama ini mampu pertahankan PDI P sebagai pemenang Pemilu di Kota Pematangsiantar.

Menyikapi hal itu, Ketua Umum LSM Forum13 Indonesia, Syamp Siadari mengatakan untuk mensukseskan visi misi Pemerintahan Wesly Silalahi sebagai Walikota Pematangsiantar harus adanya kekuatan politik, karena pemerintahan Indonesia saat ini yang menganut Presidensial tidaklah mutlak dan murni tetapi lebih condong pada parlementer dimana setiap kebijakan dan program harus adanya persetujuan legislatif baik di Pusat, Provinsi maupun Pemerintahan TK II.

Syamp menambahkan, dilihat dari sosok Wesly Silalahi yang mencalonkan diri ikut kontestasi Pemilihan Walikota bukan dari PDI P atau PDI P tidak mencalonkanya padahal selama ini info yang diketahui bahwa Wesly Silalahi sangat dekat dengan Puan Maharani terbantahkan. Sehingga untuk saat ini dengan program kerja mengembalikan marwah Kota Pematangsiantar salah satunya dalam bidang Kota Pendidikan, Wesly Silalahi dipaksakan mendalat dukungan dari partai politik untuk memuluskan program dan kebijakan.

Baca Juga :  Syamp Siadari: Terkait Kasus Osnidar Marpaung, BKN Jangan Main Api Jangan Mau di Intervensi Oknum Petinggi Salah Satu Partai

“Untuk saat ini, melihat dari Partai besar yang masuk di DPRD Kota Pematangsiantar, ada kemungkinan akan terjadi koalisi hebat dimana Partai Golkar yang memiliki 5 kursi DPRD Kota Pematangsiantar dan tambah 1 kusri Partai Perindo dalam Fraksi Golkar Indonesia Raya berkeaempatan bergabung mendukung pemerintahan Wesly Silalahi, sehingga dengan kekuatan 4 kursi Nadem, 3 Kursi Gerindra dan 3 kursi Demokrat ditambah 5 kursi Golkar + 1 kursi Perindo kekuatan parlementer Wesly Silalahi menjadi 16 kusri” jelas Syamp.

Syamp juga menjelaskan, melihat kekuatan politik DPD II Patai Golkar yang selalu menjadi unsur pimpinan di DPRD Kota Pematangsiantar, adalah winwin solusi bagi Wesly untuk mengajak koalisi, sekalipun Ketua DPD II Partai Golkar Pematangsiantar, Mangatas Silalahi lawan kuat politik Wesly Silalahi saat Pilkada tetapi dengan masih hubungan semarga yang merupakan ikatan sakral bagi suku batak tidak ada yang mustahil akan menjalin komuniksi politik demi Kota Pematangsiantar lebih baik dan maju.

“Kalaupun Mangatas Silalahi dan Wesly Silalahi duduk bersama, ini kekuatan yang sangat power dan koalisi yang ditakuti para politik Kota Pematangsiantar, tetapi untuk kemajuan Kota Pematangsiantar kedua putra terbaik Siantar ini harus bersatu untuk meraih dan sukseskan visi misi politik Wesly” ucap Syamp.

“Sisi lain, sosok Mangatas Silalahi yang diacungi jempol pada kepemimpinanya membawa DPD II Golkar 2 besar pemenang Pemilu di Kota Pematangsiantar dan latar belakangnya 3 periode anggota DPRD Kota Pematangsiantar juga unsur pimpinan, akan berpotensial memberikan ide, saran dan program program yang siknifikan untuk Siantar, sehingga Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi ya seharusnya bergandeng tangan dan duduk bersama dengan Mangatas” tambah Syamp.

“Kalau saran saya, duo Silalahi ini (Wesly Silalahi – Mangatas Silalahi) harus bersatu sih demi kemajuan Kota Pematangsiantar” tutup Syamp.

Berita Terkait

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh
Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah
Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem
Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem
Terima Remisi HUT ke- 81 RI, 14 Napi bebas
Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Karnas, Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Dolok Silau
Curi 34 Tabung Gas, Riski dan Jeslon Dijebloskan ke Jeruji Besi
Berita ini 35 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Kemanunggalan TNI dan Masyarakat, Babinsa Koramil 05/TP Pererat Silaturahmi Lewat Komsos di Desa Kuta Buluh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB