Dugaan Perselingkuhan Antara “Pak Datun” & “Si Mawar CPNS”, Berikut Klarifikasi Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo

- Jurnalis

Jumat, 27 September 2024 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

InfoSumut24|| Grontalo- Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo memberikan klarifikasi terkait dugaan perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh “Pak Datun” dan “Simawar Calon Jaksa”. Jumat (27/09/2024).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo, melalui Kepala Seksi Intelejend Ricardo menjelaskan bahwa karna ada bahasa datun jadi seperti yang saya sampaikan tadi salah satu tupoksi datun ini melakukan pendampingan terhadap stekholder pemerintah daerah BUMN, BUMD.

Nah, setelah pimpinan melakukan klarifikasi terhadap personal, memang di kantor kami ada jaksa pengacara negara yang melakukan tugasnya yaitu pendampingan dengan stekholder dengan OPD keluar daerah,” kata Ricardo.

Perjalanan dinas itu dilakukan bersama dengan pegawai opd tersebut. jadi memang ada perjalanan dinas dan perjalanan dinasnya itu dilaksanakan sesuai dengan surat perintah hari tanggal mulai kapan berakhir kapan itu dilaksanakan sesuai,” jelasnya.

Berikutnya adalah dari internal kami, Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo melalui pimmpinan telah melakukan klarifikasi terhadap seluruh pegawai yang mungkin bisa dikait-kaitkan dengan pemberitaan ini dan setelah dilakukan klarifikasi sampai saat ini tidak ditemukan begitu,” ujar Kasi Intel.

Selanjutnya dari bidang pengawasan Kejaksaan Tinggi Gorontalo juga saat ini sudah ada melakukan klarifikasi jadi seperti itu yang bisa kami sampaikan terkait pemberitaan ini,” jelas Ricardo.

Baca Juga :  Ancaman Ada Bom...!!! Pesawat Saudi Arabian Airlines SV5276 Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

Ditanyakan terkait surat permohonan pendampingan yang dilayangkan oleh salah satu dinas di Kota Gorontalo yang sudah tertera nama “Pak Datun” dan “Simawar CPNS”, Kasi Intel Kejari Kota Gorontalo mengatakan sebenarnya kalau masalah surat itu jadi kan di kantor kami ini jaksa ini kan cuma beberapa orang saja, jadi yang jadi jaksa ini cuma kepala seksi sama satu orang kasupsi termasuk pak kajari. Nah di bidang datun, jaksanya itu cuma kasi datun dan ada satu orang calon jaksa.

Nah, yang bisa melakukan tugas-tugas seperti ini kan cuma orang yang sudah mempunyai kewenangan oleh jaksa. jadi mungkin menurut saya dari dinas sendiri sudah mencantumkan nama, karna memang menurut mereka orang-orang ini yang bisa melaksanakan perjalanan dinas begitu,” jelasnya.

Ditanyakan lagi, apakah calon jaksa bisa melakukan pendampingan terhadap OPD?

Bisa, itu karna tidak ada larangan, tida ada larangan untuk itu jadi dalam undang-undang kejaksaan dalam peraturan umum kejaksaan itu tida ada, jadi selama tidak dilarang berarti diperbolehkan.”sebut Ricardo. 

Ditanyakan lagi, apa yang menjadi dasar pihak Kejaksaan Kota Gorontalo memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan perselingkuhan antara “Pak Datun” dan “Simawar CPNS”?

Jadi saya jelaskan tadi, karena kami melihat disitu Kejaksaan Negeri di Gorontalo kan begitu bahasanya, kami kan salah satu Kejaksaan Negeri di Gorontalo. kami juga merasa, kami yang paling dekat ya. kami rasa kami perlu memberikan klarifikasi bahwa berita itu tidak benar seperti itu, nanti kalo mo disusul sama teman-teman kejaksaan negeri lagi silahkan,” ucap Ricardo

Bahkan, saat memberikan klarifikasi, Kasi Intel Kejaksaan Kota Gorontalo sempat mengatakan bahwa yang bersangkutan sementara menjalani klarifikasi di Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Baca Juga :  Sembunyi di Siantar Pelaku Pembobol Rumah Warga Desa Soban Diringkus Polisi

Jadi yang bersangkutan masih di klarifikasi mungkin. makanya saya bilang saya juga belum tau bagaimana detailnya tapi yang pasti saat ini sedang malakukan klarifikasi apakah klarifikasinya ini khusus untuk kejari kota atau nanti kejari-kejari yang lain kan kita juga tidak tahu itu kan kewenangan dari bidang pengawasan kejaksaan tinggi,” ujar Kasi Intel.

Ditanyakan, apakah yang diklarifikasi adalah “Pak Datun” dan Si Mawar”?

Saya kurang tau, karna baru hari ini begitu. Jadi tidak semua informasi bisa saya terima begitu. kecuali sudah ada surat resmi kita mungkin sudah disampaikan ke saya dan saya sampaikan ke teman-teman, kalau teman-teman setelah ini mau lanjut klarifikasi ke kejaksaan tinggi silahkan,” tutupnya. (red)

Berita Terkait

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap
Sekjen Macab LMP Dairi Minta Penyidik Kaji Ulang Bukti CCTV
Keluarga Tanyakan Status Penahanan Tersangka  KFS
Pengedar Sabu Digrebek di Kamar Kost
Duo Bersaudara Curi Motor Berhasil Diringkus
Raja Bius Matiti Sesalkan Tuduhan Pelaku Pembakaran
Dinilai Tak Punya Hati Nurani, Ibu Korban Desak Kapolri Copot Kapolres Dairi
Kuasa Hukum Desak Percepatan Kasus Penganiayaan di Polsek Kota Sidikalang
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Togar Pardamean Simbolon Ditangkap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sekjen Macab LMP Dairi Minta Penyidik Kaji Ulang Bukti CCTV

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Keluarga Tanyakan Status Penahanan Tersangka  KFS

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Pengedar Sabu Digrebek di Kamar Kost

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:10 WIB

Duo Bersaudara Curi Motor Berhasil Diringkus

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB