Update Terbaru Bencana Tapanuli: Akses Terputus, Puluhan Korban Hilang, Evakuasi Terus Dipercepat

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 | Taput – Bupati Tapanuli Utara, JTP Hutabarat bersama Dandim 0210/ TU, Letkol. Kav. Ronal Tampubolon, Kapolres Tapanuli Utara AKBP. Ernis Sitinjak serta perwakilan BNPB dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan informasi terkait perkembangan penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Tapanuli Utara selama 3 hari terakhir, bertempat di halaman kantor Bupati Taput – Tarutung, Kamis (27/11/2025).

Bupati menyampaikan bahwa bencana kurang lebih 3 hari ini berdampak luas pada sedikitnya enam kecamatan dengan dua jenis bencana utama, yakni banjir dan longsor.

6 wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Pahae Julu, Pahae Jae, Purbatua, Siatas Barita, Tarutung dan Parmonangan serta sebagian wilayah lain. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Purbatua dan Pahae Jae. Bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dan. Permakanan telah disalurkan, termasuk kepada masyarakat yang sempat terisolasi. Sementara itu, tanah longsor terparah terjadi di Kecamatan Parmonangan dan Adian Koting, dengan dampak yang sangat menghambat akses.

Hingga siang ini, akses jalan utama Tarutung – Tapanuli Tengah – Sibolga masih terputus total akibat 30 – 40 titik longsor. Tim gabungan sedang bekerja membuka jalur prioritas untuk menghubungkan konektivitas Tarutung menuju Tapanuli Tengah. Kondisi terakhir menunjukkan akses kendaraan baru dapat mencapai wilayah Lobu Pining, dengan harapan perbaikan dapat menembus Adian Koting dalam 2 hari ke depan.

Baca Juga :  Di Duga Kuat Orang Mantan Bupati ,Polres Taput Di Minta Memanggil Kepala Sekolah Terkait Dugaan Pengutipan Anggaran Revitalisasi

Situasi dilapangan juga diperparah oleh putusnya jaringan listrik dan telekomunikasi di wilayah Adian Koting hingga Sibolga. Pemerintah telah mengerahkan perangkat komunikasi Starlink pada beberapa titik untuk mendukung koordinasi. Banyak warga yang terjebak di perjalanan dari Medan menuju Sibolga terpaksa meninggalkan kendaraan dan berjalan menuju Tarutung karena akses tertutup total.

Berdasarkan laporan yang diterima Tim Gabungan, korban jiwa yang telah ditemukan berjumlah 7 orang, terdiri dari 2 orang korban di Parsikkaman dan 5 orang di Sibalanga. Sementara itu, sekitar 29 orang masih dinyatakan hilang di sejumlah lokasi terdampak. Kecamatan Parmonangan juga melaporkan adanya rumah tertimpa longsor dan dugaan korban hilang, termasuk 5 orang yang diduga tertimbun di area PLTMA.

TNI, melalui Kodam I/ BB, telah mengerahkan alat berat berupa 1 unit ekskavator serta 1 unit truk untuk membantu pembukaan akses Tarutung – Sibolga, sebagai jalur utama masuknya bantuan logistik. Tambahan pasukan sebanyak 200 personel telah digerakkan dari Mabes AD untuk membantu wilayah-wilayah lain yang terdampak. Koramil dan Polsek di seluruh titik terdampak turut melakukan evakuasi korban, termasuk pengangkatan jenazah di Adian Koting meski komunikasi hanya stabil sekitar 15 menit setiap kali tersambung.

Baca Juga :  JTP dan Wakil Bupati Taput Penanaman Pohon dan Tinjau Wisata Salib Kasih

Pihak Kepolisian Sumatera Utara juga bergerak cepat. Kapolda Sumut dijadwalkan tiba di Bandara Silangit menggunakan helikopter untuk memimpin langsung koordinasi penanganan bencana. Posko utama penanganan bencana ditempatkan di Kabupaten Tapanuli Utara dengan dukungan penuh BNPB yang telah mengirimkan tim pusat untuk memperkuat operasi lapangan. Pemerintah menegaskan bahwa status bencana saat ini adalah Tanggap Darurat selama tujuh hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menggunakan call center resmi Pemkab Taput pada nomor 081161645500 untuk melaporkan atau mencari informasi keluarga yang terdampak.

Upaya jalur udara melalui heli dan pesawat Hercules sedang disiapkan untuk mempercepat distribusi bantuan dan evakuasi. Pemerintah menegaskan komitmen untuk bekerja maksimal bersama seluruh unsur TNI – Polri, relawan, dan instansi terkait demi menyelamatkan warga dan memulihkan akses secepat mungkin.

Penulis : Freddy Hutasoit

Editor : Redaksi Infosumut24

Berita Terkait

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama
WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81
Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD
Pemkab Taput Apresiasi Peran Bidan
Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK
Sosialisasi Perubahan Perda Provsu Nomor 1 Tahun 2019, Warga Sebut Lari Dari Konteks
210 Hari Tak Masuk Kerja, Tebang Pilih Penjatuhan Hukuman Disiplin ASN di Pemkab Taput
Pisah Sambut Kapolres Taput, Personil Sedih Melepas AKBP. Ernis Sitinjak 
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Pemkab Taput Apresiasi Peran Bidan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB