Tutup Jalan Umum Dengan Kawat Berduri Dampak Persaingan Usaha Wisata Sosorbombongan Aek Siulak Hosa dan Bukit Senyum

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 | Ajibata – Sejumlah warga Desa Motung, Kecamatan Ajibata melakukan pemagaran badan jalan dengan kawat berduri dijalan umum menuju tempat Wisata Sosorbombongan Aek Siulak Hosa, sehingga sangat mengganggu pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda empat.

“Entah apa yang timbul dalam benak para pelaku yang melakukan penutupan badan jalan dengan kawat berduri. Apakah ini karena kebencian dan irih hati karena berdatangan pengunjung ke tempat Wisata Sosorbombongan Aek Siulak Hosa sehingga mereka mengundang permasalahan” tanya Soritua Manurung pemilik wisata Sosorbombongan Aek Siulak Hosa kepada Infosumut24, Rabu (4/2/2026).

“Pengunjung wisata yang menentukan mereka berkunjung ketempat wisata mana, dan itu tidak bisa kita paksakan ketempat kita. Mau ke Bukit Senyum atau ke Sosorbombongan Aek Siulak Hosa, itu hak pengunjung. Namun jalan umum jangan dibuat jadi permasalahan” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Rapat Kordinasi Penyuluhan Pertanian Lapangan

“Untuk itu, saya berharap agar Pemerintah Kabupaten Toba memberikan perhatian atas kejadian penutupan badan jalan ini dengan kawat berduri. Juga kita berharap agar jalan menuju Sosorbombongan juga segera diperbaiki guna kelancaran akses jalan menuju lahan pertanian warga dan wisata Sosorbombongan Aek Siulak Hosa” harap Soritua Manurung.

Camat Ajibata, Wajib Sirait saat dikonfirmasi terkait adanya penutupan badan jalan oleh warga dengan kawat berduri dijalan umum menuju tempat Wisata Sosorbombongan Aek Siulak Hosa mengatakan “Kta sudah turun kelokasi dengan Kepala Desa, namun seorang warga yang mengaku pemilik tanah mengatakan, bahwa jalan tersebut di hibahkan mereka kepada pemerintah untuk jalan umum dengan lebar jalan 3 meter. Dan ini kemungkinan adanya perselisihan dengan warga pemilik lahan di Sosorbombongan”.

“Walau juga mereka berkeras menutup badan jalan, namun kita akan kordinasi dengan Dinas PUTR, sebab Dinas PUTR lah yang mengetahui sebelumnya jalan tersebut dirabat beton” tutupnya.

Penulis : Freddy Hutasoit

Berita Terkait

Pelaku Curanmor dan Penadah Dibekuk Polisi di Toba
Pemkab Taput Serahkan Santunan Korban Kebakaran Hutatinggi 
Aneh…!!! Reses di Kabupaten Taput, Anggota DPRD Provsu Ini Malah Pesan Peralatan dan Makanan Dari Kabupaten Toba
Wabup Toba Minta BKPSDM Sosialisasi Sasaran Kinerja Pegawai
44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres
Polres Toba Respon Cepat Tanggapi Laporan Masyarakat Dugaan Pertambangan Batu Ilegal
Momentum Hari Ibu, Kapolres Toba Pimpin Upacara Peringatan
AKBP. VJ. Parapaga Resmi Bermarga Napitupulu
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Pelaku Curanmor dan Penadah Dibekuk Polisi di Toba

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:54 WIB

Pemkab Taput Serahkan Santunan Korban Kebakaran Hutatinggi 

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:05 WIB

Aneh…!!! Reses di Kabupaten Taput, Anggota DPRD Provsu Ini Malah Pesan Peralatan dan Makanan Dari Kabupaten Toba

Senin, 11 Mei 2026 - 10:34 WIB

Wabup Toba Minta BKPSDM Sosialisasi Sasaran Kinerja Pegawai

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:41 WIB

Tutup Jalan Umum Dengan Kawat Berduri Dampak Persaingan Usaha Wisata Sosorbombongan Aek Siulak Hosa dan Bukit Senyum

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB