Henry Panjaitan Tegaskan Jika Ada Kepsek di Kecamatan Sipahutar Memberi Fee Boleh Dilaporkan, Sama Siapa Disetor dan Siapa Yang Menerima

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOSUMUT24 | Taput – Santernya pembahasan terkait kuatnya dugaan penerimaan fee dari sejumlah kegiatan revitalisasi sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara dengan besaran 13 – 16 persen, sementara jumlah sekolah tingkat SD dan SMP yang mendapat kegiatan revitalisasi di Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 95 sekolah. Untuk tingkat SD sebanyak 79 SD, 13 SMP dan 3 TK/ PAUD.

Bahkan bukan hanya fee proyek, sekolah juga dikabarkan untuk membayar pajak Galian C sebesar 15 persen, sementara ada sekolah yang menampung pasir hasil pengerukan masyarakat secara manual.

Kepala Sekolah SD 173178 Bonan Dolok Desa Sabungan Nihuta V Kecamatan Sipahutar, Henry Panjaitan saat dikonfirmasi terkait dugaan terjadinya pengutipan fee dari kegiatan revitalisasi sekolah, dan disebut adanya kerugian atas mengerjakan kegiatan mengatakan “Tidak ada rugi dan fee tidak ada,jika ada terjadi kerugian ada yang memfasilitasi dari Kemendikbud, jadi kita ada Kepala Sekolah dari Kecamatan Sipahutar yang memberi fee, boleh dilaporkan sama siapa dikasih dan siapa yang meminta”.

Saat ditanya kembali, apakah dirinya selaku Kepala Sekolah pernah bertemu dengan PPK Kegiatan bersamaan dengan Hermanto Pasaribu, jawabnya “Tidak kenal itu si Hermanto”.

Ditanya untuk pembayaran Galian C sebesar 15 persen atas kegiatan revitalisasi, kemana menyetornya dan siapa pihak penerimanya, Henry Panjaitan tidak mau menjawab.

Baca Juga :  Hendak Dikonfirmasi, Kades Sibalanga Mengelak Bahkan Bersembunyi di Ruangan Kantor Camat Garoga

Atas pernyataan Kepala Sekolah SD 173178 Bonan Dolok Desa Sabungan Nihuta V Kecamatan Sipahutar Henry Panjaitan yang mengatakan boleh melaporkan Kepala Sekolah pemberi fee di Kecamatan Sipahutar apabila ada yang memberi fee. Beberapa Kepala Sekolah  didampingi P2SP di Kecamatan Sipahutar mengatakan “Apa dengan kesadarannya dia mengatakan hal itu, dan apakah dia Kepala Sekolah SDN Bonan Dolok tidak mengenal P2SP, Bahari Simanjuntak yang menguasai beberapa sekolah di Kecamatan Sipahutar sebagai P2SP ?”.

“PPK kegiatan Jefri Lubis selalu bersamaan dengan Hermanto Pasaribu. Dan saya kenal jelas mereka dan bahkan kami tidak mau dipengaruhi, apa yang tertera di RAB itu yang kami kerjakan. Dan bahkan Bahari Simanjuntak pernah mengajukan sebagai P2SP disekolah kami, dan langsung saya tolak, sebab dia telah berdomisili di Tarutung, bukan di Onan Runggu lagi. Namun banyak sekolah yang menerima dia sebagai P2SP, entah karena ancaman, sebab Bahari Simanjuntak ini sudah sangat merasa dekat sekali sama Bupati” ujarnya dengan tegas.

Baca Juga :  Pemkab Taput Tangani Banjir di Pahae Jae

Menanggapi hal ini, ST. Lumbangaol mengatakan “Pihak Aparat Penegak Hukum (APH) harus serius menanggapi hal ini, apalagi terkait dugaan penerimaan fee dan setor pajak Galian C. Ini kegiatan dibiayai oleh APBN bukan APBD. Khusus yang paling berperan dalam hal mengawasi kegiatan ini adalah pihak Kejaksaan, dimana Kejaksaan dalam kegiatan ini berfokus untuk pada pengamanan, pendamping hukum dan pencegahan tindak pidana korupsi, dan memastikan proyek lancar, transparan dan tepat sasaran”.

Tuturnya, seperti di Kecamatan Siborongborong, ada sejumlah kegiatan revitalisasi sekolah, Lumban Tonga Tonga dan Purba Sinomba serta Sianjur patut dipertanyakan, dan harus diusut tuntas atas pelaksanaan kegiatannya, baik itu penggunaan anggarannya, serta juga transfer pembayaran kepada suplayer, dimana ada suplayer sudah memegang RAB kegiatan.

“Kegiatan di Kecamatan Parmonangan, namun pesan bahan dari Siborongborong, sementara di Kecamatan Parmonangan ada suplayer, tentu timbul jadi bahan pertanyaan, apakah ada pengarahan hanya untuk mendapat fee ?” tanya Lumbangaol.

Sebelumnya PPK kegiatan revitalisasi, Jefri Lubis membantah adanya dugaan pengutipan saat dikonfirmasi “Tidak ada kita melakukan pengutipan fee”. 

Penulis : Freddy Hutasoit

Berita Terkait

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama
WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81
Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD
Pemkab Taput Apresiasi Peran Bidan
Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK
Sosialisasi Perubahan Perda Provsu Nomor 1 Tahun 2019, Warga Sebut Lari Dari Konteks
210 Hari Tak Masuk Kerja, Tebang Pilih Penjatuhan Hukuman Disiplin ASN di Pemkab Taput
Pisah Sambut Kapolres Taput, Personil Sedih Melepas AKBP. Ernis Sitinjak 
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Bupati Taput Apresiasi Aksi Nyata Yayasan Pelita Kita Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:54 WIB

WaBup Toba Pimpin Rapat Finalisasi HUT RI ke- 81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Ketua TP PKK Toba Langsung Nilai Kebersihan Setiap OPD

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Pemkab Taput Apresiasi Peran Bidan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Audiensi ke Kemendikdasmen dan Kemenag, Bupati Taput Laporkan Penanganan Sekolah Bencana dan Undang Menteri Buka Rakernas V MPK

Berita Terbaru

Simalungun

Jerry Berhasil Ditangkap di Rambung Merah

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:53 WIB

BERITA

Babinsa Kunjungi Warga Desa Tanah Pinem

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:50 WIB

BERITA

Sinergi TNI – Polri Latih PBB Siswa SLTP 1 Tanah Pinem

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:33 WIB