INFOSUMUT24 | Simalungun – Proyek rekonstruksi jalan jurusa Aplasmen Marjandi – Raya Bosi, Kecanatan Raya dengan pagu anggaran Rp. 997. 975. 107, 92 yang dikerjakan CV. KS. Putra Simalungun dengan pelaksanaan rabat beton terkesan asal jdi, bahkan ketebalan coran dibagian tengah ada yang hanya 10 Cm, Senin (10/11/2025).
Bahkan, saat reporter Infosumut investigasi bahwa rekanan tidak menggunakan besi tulang, tidak menggunakan pasir uruk anehnya bahwa pelaksana pembangunan tidak mengetahui jenis rabat beton K berapa.
Sisi lain, campuran rabat beton yang langsung dipesan dari penyedia menggunakan truk molen mengurangi mutu campuran sehingga perbandingan tidak sesuai dengan standar ukuran 1 : 3 : 5 (semen:pasir:kerikil), sehingga baru beberapa minggu dikerjakan sudah banyak mengalami keretakan, bahkan setiap persambungan pekerjaan coran tidak bisa nempel merekat antara ujung cor lama dengan ujung coran baru.
Akher Afrula Sinaga selaku rekanan untung besar karena melaksakan kegiatan pembangunan fisik asal jadi dan tidak sesuai juknis. Dimana saat ini kondisi bangunan sudah ada temuan 8 titik retak mengaga besar sekitar 2 Cm.
Kepala Dinas PUTR Simalungun, Hotbinson Damanik sampai berita ini terbit belum berhasil dimintai keterangan.
Penulis : Barisman
Editor : Redaksi Infosumut24









